Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Trump Kritik Keuntungan Besar Exxon dan Chevron di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Togar SiregarDiterbitkan 4 Agu 2026 - 12.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Kritik Keuntungan Besar Exxon dan Chevron di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Bagaimana bisa konflik bersenjata di Timur Tengah justru membuat korporasi minyak multinasional panen keuntungan luar biasa, sementara masyarakat umum harus membayar harga bahan bakar yang mencekik? Pertanyaan ini kini menjadi sorotan utama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyatakan ketidaksenangannya terhadap Chevron dan ExxonMobil. Di tengah gejolak harga minyak mentah global yang dipicu oleh ketegangan militer dengan Iran, kedua raksasa energi tersebut justru mencatatkan rekor keuntungan yang sangat besar.

Berbicara di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa profit melimpah yang diperoleh perusahaan-perusahaan minyak tersebut terjadi karena memanfaatkan situasi kelangkaan pasokan. Ia menilai keuntungan tersebut tidak adil bagi masyarakat luas yang harus menanggung beban lonjakan harga energi. Trump mendesak agar Chevron dan ExxonMobil segera mengembalikan sebagian dari keuntungan tersebut kepada publik, salah satunya dengan cara menurunkan harga jual eceran bahan bakar bagi para konsumen.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua tahun 2026, kedua korporasi tersebut memang melaporkan windfall profit atau keuntungan tidak terduga yang sangat signifikan. Laba bersih Chevron melonjak hampir 400 persen hingga mencapai 12 miliar dolar AS, melonjak tajam dibandingkan dengan 2,5 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, ExxonMobil mencatatkan kenaikan laba lebih dari dua kali lipat menjadi 14,5 miliar dolar AS dari perolehan sebelumnya sebesar 7,1 miliar dolar AS. Kenaikan drastis ini langsung memicu kritik tajam dari pemerintah federal.

Baca Juga

Pernak-pernik HUT Ke-81 RI Mulai Ramai Diburu di Pasar Asemka Jakarta

Pernak-pernik HUT Ke-81 RI Mulai Ramai Diburu di Pasar Asemka Jakarta

Lonjakan keuntungan ini tidak lepas dari rentetan peristiwa geopolitik yang bermula sejak 28 Februari 2026, saat AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran. Sejak saat itu, harga minyak mentah AS merangkak naik sekitar 20 persen. Konflik semakin memanas ketika Iran membalas dengan berupaya memblokir jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz, yang kemudian memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah global. Sepanjang periode April hingga Juni 2026, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran rata-rata 92 dolar AS per barel, atau melonjak sekitar 27 persen dibanding kuartal pertama tahun yang sama.

Dampak dari gangguan pasokan ini langsung dirasakan oleh konsumen di stasiun pengisian bahan bakar. Data dari AAA menunjukkan bahwa harga bensin rata-rata nasional di AS menyentuh angka 4,10 dolar AS per galon pada hari Senin, naik hampir 40 persen dibandingkan dengan harga sebelum perang pecah yang hanya sebesar 2,98 dolar AS per galon pada 27 Februari. Di sisi lain, pasar saham langsung bereaksi terhadap kecaman presiden; saham Chevron terpantau melemah hampir 2 persen, sedangkan saham Exxon bergerak melemah tipis. Di tengah situasi ini, harga minyak mentah sendiri sempat turun sekitar 5 persen karena adanya harapan bahwa dialog antara AS dan Iran dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga

Waspada Modus Penipuan QRIS dan Langkah Melindungi Transaksi Digital Anda

Waspada Modus Penipuan QRIS dan Langkah Melindungi Transaksi Digital Anda

Hingga saat ini, pihak manajemen ExxonMobil maupun Chevron masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan keras yang dilontarkan oleh Donald Trump di Gedung Putih tersebut. Publik masih menunggu apakah tekanan politik dari pemerintah AS ini akan benar-benar memaksa kedua korporasi raksasa tersebut untuk menurunkan harga jual eceran bensin mereka di pasar domestik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald Trumpharga minyakkrisis energiExxonMobilChevron

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Chelsea vs Juventus Pramusim 2026, Live Streaming CFC+ & H2HGIIAS 2026 di ICE BSD City, Jam Operasional, Daftar Peserta, dan Harga TiketPrabowo Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Timur Tengah, Kedubes Iran Beri PernyataanPernak-pernik HUT Ke-81 RI Mulai Ramai Diburu di Pasar Asemka JakartaWaspada Modus Penipuan QRIS dan Langkah Melindungi Transaksi Digital AndaLaba Bersih Bank Permata Tumbuh Menjadi Rp1,72 Triliun di Tengah Penurunan Pendapatan BungaDestry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo pada 5 Agustus untuk Bahas Inflasi PanganInvestor Asing Lakukan Rotasi Portofolio, Saham Defensif Jadi Incaran

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap