Warga di sekitar Jalan Terusan Suriyani, Babakan Ciparay, Kota Bandung digegerkan oleh penemuan mayat seorang wanita di dalam kardus pada Selasa (1/9) siang. Kepolisian bergerak cepat dan berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan dalam kurun waktu kurang dari enam jam pascapenemuan tersebut.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Suryadi mengonfirmasi bahwa terduga pelaku berinisial SDS (31) ditangkap di wilayah Banten pada Selasa malam. Pelaku diketahui sedang dalam perjalanan melarikan diri menuju Kota Palembang, Sumatra. Sementara itu, korban yang ditemukan tewas teridentifikasi berinisial SM (41).
Kronologi Temuan dan Kesaksian Sopir Ekspedisi
Jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang pemulung di lokasi kejadian. Saat hendak membongkar kardus yang tergeletak di pinggir jalan, pemulung tersebut melihat adanya pergelangan tangan manusia dari dalam dus yang terbungkus rapi dan terikat, lalu segera melaporkannya ke pihak berwajib.
457 Kebakaran Terjadi di DKI Sejak Juli hingga Agustus, Paling Banyak Jakbar

Tim INAFIS Polrestabes Bandung langsung mendatangi lokasi untuk memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan menyatakan hasil pemeriksaan awal dan olah TKP langsung mengindikasikan bahwa jasad perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan.
Dalam pengungkapan kasus ini, kepolisian turut menghadirkan Tegar, sopir mobil pikap ekspedisi yang sempat disewa SDS. Tegar menuturkan dirinya menerima pesanan pengangkutan dus melalui aplikasi ekspedisi dari Jalan Terusan Suriyani menuju wilayah Kopo tanpa mengetahui isi paket tersebut.
Di tengah perjalanan, Tegar mencium aroma busuk yang sangat menyengat dan sempat beradu mulut lantaran SDS enggan membeberkan isi barang yang diangkut. Mendekati perempatan Pasirkoja, Tegar langsung menepikan kendaraannya di depan toko wajan dan memaksa pelaku menurunkan kardus itu sendiri.
Erupsi Gunung Sinabung, 615 Warga Mengungsi ke Posko Darurat

Setelah pelaku menurunkan dus dari bak mobil, Tegar berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Pelaku kemudian langsung melarikan diri dari lokasi sebelum akhirnya tertangkap di Banten.
Saat ini, terduga pelaku SDS sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polrestabes Bandung. Pihak kepolisian menyatakan motif di balik aksi pembunuhan tersebut akan diumumkan kepada publik setelah proses pemeriksaan rampung sepenuhnya.






