Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Mendag Budi Santoso Dorong Akses Pembiayaan UMKM dan Penguatan Rantai Nilai Global di Forum BRICS

Rimba NainggolanDiterbitkan 10 Agu 2026 - 04.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mendag Budi Santoso Dorong Akses Pembiayaan UMKM dan Penguatan Rantai Nilai Global di Forum BRICS
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso menghadiri Pertemuan Para Menteri Perdagangan BRICS (BRICS Trade Ministers' Meeting/TMM) yang diselenggarakan di Jaipur, India, pada Jumat (7/8). Dalam forum internasional tersebut, Indonesia secara aktif mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta integrasi yang lebih kokoh ke dalam rantai nilai global. Kehadiran Mendag dalam pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menyuarakan kepentingan negara berkembang di panggung perdagangan dunia.

Sesi pertemuan menteri perdagangan kali ini secara khusus mengusung tema "Securing the Future: Fostering BRICS Cooperation for A Mutually Beneficial International Trade". Di hadapan para delegasi yang hadir, Budi Santoso menyatakan bahwa keberadaan sistem perdagangan yang berbasis aturan (rules-based trading system) memiliki arti penting yang sangat krusial bagi penguatan dan keberlangsungan pelaku UMKM di tengah dinamika ekonomi global saat ini.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam pemaparannya, Budi Santoso mengidentifikasi hambatan utama yang kerap dihadapi oleh para pelaku usaha kecil. Menurutnya, keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan yang paling mendasar bagi perkembangan UMKM. Guna mengatasi hambatan struktural tersebut, Indonesia mengusulkan tiga prioritas utama untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di negara berkembang. Prioritas pertama yang ditawarkan adalah meningkatkan literasi pembiayaan bagi pelaku UMKM agar mereka lebih memahami instrumen keuangan yang tersedia. Prioritas kedua adalah memperluas inklusi pembiayaan digital untuk mempermudah transaksi dan akses modal. Terakhir, prioritas ketiga adalah mendiversifikasi program pembiayaan yang bersifat adaptif serta fleksibel demi menyesuaikan dengan karakteristik unik para pelaku usaha kecil.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Selain berfokus pada aspek pembiayaan, Indonesia juga mengusulkan penguatan kualitas rantai nilai global yang bertumpu pada empat bidang utama. Bidang pertama adalah memperkuat konektivitas antarwilayah. Bidang kedua berfokus pada peningkatan fasilitasi perdagangan guna meminimalkan hambatan logistik. Bidang ketiga mendorong penguatan kapasitas domestik agar industri dalam negeri mampu bersaing. Sementara bidang keempat menekankan pentingnya perumusan kebijakan perdagangan dan investasi yang kondusif. Sebagai langkah konkret dalam mempermudah aktivitas ekspor, Indonesia telah mengembangkan sistem otomatisasi penerbitan dokumen ekspor berupa Surat Keterangan Asal (SKA). Keberadaan sistem ini memungkinkan para eksportir nasional memanfaatkan tarif preferensi secara otomatis berdasarkan berbagai perjanjian perdagangan bilateral maupun regional yang telah ditandatangani oleh Indonesia.

Seiring dengan disrupsi teknologi, Budi Santoso juga menyoroti peran penting inovasi digital dalam lanskap bisnis modern. Ia menilai bahwa keberadaan teknologi kecerdasan artifisial (AI) serta komputasi awan (cloud computing) kini semakin memainkan peran penting sebagai sumber utama penciptaan nilai tambah dan inovasi. Dalam kaitan ini, Indonesia memandang bentuk kerja sama BRICS yang mendorong aspek interoperabilitas serta pengaturan saling pengakuan (mutual recognition arrangements) sebagai sebuah langkah penting untuk membangun kepercayaan dan mempermudah kolaborasi teknologi lintas batas negara.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Lebih lanjut, Indonesia juga menyuarakan pentingnya reformasi institusi perdagangan multilateral. Budi Santoso menyatakan bahwa upaya membangun kembali kepercayaan terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) harus menjadi prioritas bersama bagi seluruh negara anggota. Fokus pemulihan kepercayaan tersebut perlu diarahkan pada beberapa isu utama, antara lain penguatan fungsi perundingan, penyelarasan agenda pembangunan, serta penciptaan persaingan usaha yang adil (level playing field). Terkait hal tersebut, Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap penerapan Special and Differential Treatment (S&DT) yang lebih terarah, berbasis bukti nyata, dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan ekonomi dari masing-masing negara.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMkementerian perdaganganBudi Santoso

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026