Berita Viral Terkini

Menikmati Wajah Lain Jakarta dari Atas Bus Atap Terbuka

Uria KilaPublished 25 Jul 2026 - 08.200 Reads
Bagikan WhatsAppX
Menikmati Wajah Lain Jakarta dari Atas Bus Atap Terbuka
Ilustrasi Pariwisata. Foto: Liputan 6.
A-A+

Suara bising klakson dan deru mesin kendaraan di jalanan ibu kota perlahan meredup begitu sepasang pelantang telinga terpasang dengan rapat. Di atas dek terbuka bus wisata Transjakarta, hembusan angin segar menyapa wajah, menawarkan sensasi yang menenangkan di tengah kepungan kesibukan Jakarta. Dari ketinggian kursi lantai dua, kota yang biasanya terasa padat dan terburu-buru ini mendadak menyajikan sebuah lanskap yang menawan. Jakarta seolah menjelma menjadi panggung besar yang bergerak lambat di bawah tatapan para penumpang yang menikmati perjalanan dengan santai.

Perjalanan menyusuri jalur legendaris ini menyuguhkan perubahan visual yang sangat dramatis dari waktu ke waktu. Bus bergerak membelah jalanan protokol, membawa penumpang menyaksikan transisi epik dari megahnya gedung-gedung pencakar langit modern menuju kawasan bersejarah yang sarat nilai masa lalu. Para penumpang tampak antusias; sebagian dari mereka sesekali berdiri di area berpagar pengaman yang telah disediakan, mengarahkan kamera ponsel untuk mengabadikan sudut-sudut kota yang jarang terlihat jelas jika hanya dipandang dari balik kaca kendaraan pribadi.

Salah satu momen paling memikat dalam rute Jakarta Batavia ini adalah saat bus mulai melintasi kawasan Glodok hingga memasuki Kota Tua. Di kanan dan kiri jalan, deretan bangunan berarsitektur kolonial yang kokoh berdiri seolah menarik kembali ingatan ke masa ketika kawasan ini menjadi pusat perdagangan Batavia. Penjelasan dari pemandu wisata yang terdengar jernih melalui pelantang telinga membuat bangunan bersejarah, seperti Museum Bank Indonesia yang dulunya merupakan pusat perbankan Hindia Belanda, tidak lagi sekadar menjadi latar belakang visual, melainkan cerita sejarah yang hidup kembali.

Also Read

Pesona Cahaya Alami di Gua Terawang Blora Memikat Wisatawan

Seiring matahari yang perlahan tenggelam, wajah Jakarta kembali bertransformasi menyajikan keindahan yang berbeda. Gemerlap lampu jalanan, pendar cahaya dari jendela-jendela gedung tinggi, serta arus lalu lintas yang masih padat menciptakan panorama malam metropolitan yang khas. Untuk bisa menikmati petualangan sejarah dan visual yang unik ini, masyarakat dapat membeli tiket seharga Rp 75.000 untuk rute perjalanan yang membentang dari kawasan Sarinah hingga berakhir di Kota Tua.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, mengungkapkan bahwa peluncuran rute Jakarta Batavia ini merupakan langkah nyata perusahaan untuk menghadirkan nilai tambah bagi para pengguna jasa. Layanan ini dirancang bukan sekadar sebagai sarana transportasi publik untuk berpindah tempat, melainkan sebagai sebuah pengalaman baru yang mengajak masyarakat menikmati keindahan kota sekaligus memahami sejarah, budaya, dan perkembangan yang membentuk identitas Jakarta saat ini.

Also Read

Jamwas Tegaskan Pelimpahan Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Memiliki Dasar Hukum Kuat

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang menekankan pentingnya mengenal sejarah panjang kota ini. Menurutnya, kesibukan harian sering kali membuat warga melintasi jalanan tanpa benar-benar memperhatikan keindahan di sekeliling mereka. Kehadiran bus wisata beratap terbuka ini diharapkan dapat menjadi sarana yang menyenangkan bagi warga maupun wisatawan untuk duduk sejenak, memandang keindahan arsitektur kota, dan mendengarkan kembali kisah-kisah masa lalu yang membentuk Jakarta.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca