Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Banyak Warga Pilih Tradisional

Togar SiregarDiterbitkan 27 Agu 2026 - 16.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Banyak Warga Pilih Tradisional
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sejumlah kendala dalam penanganan medis pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu tantangan utama di lapangan adalah kecenderungan warga yang masih memilih pengobatan tradisional ketimbang penanganan medis profesional, kendati mengalami luka berat seperti patah tulang.

Selain faktor kepercayaan terhadap pengobatan tradisional, keterbatasan sumber daya manusia di tingkat desa sempat membuat sejumlah fasilitas kesehatan tidak dapat beroperasi penuh. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa korban berstatus triase merah sempat hanya dirawat mandiri di rumah.

Dari delapan kabupaten dan kota di kawasan tersebut, sebanyak tujuh kabupaten terdampak gempa dengan kerusakan terparah berada di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Hanya Flores Timur yang dilaporkan tidak terdampak. Bencana ini juga menyebabkan dua fasilitas rumah sakit berhenti beroperasi total, masing-masing berlokasi di Manggarai dan Nagekeo.

Baca Juga

65 Orang Ditangkap Jelang Demo 27 Agustus, Ada Pelajar dan Mahasiswa

65 Orang Ditangkap Jelang Demo 27 Agustus, Ada Pelajar dan Mahasiswa

Pemerintah memfokuskan penanganan satu hingga dua minggu pertama untuk mencegah pertambahan korban jiwa. Kasus cedera yang mendominasi pasien rujukan mencakup trauma kepala, trauma dada, hingga patah tulang pada tangan dan kaki. Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan memprioritaskan penerjunan dokter bedah dan spesialis ortopedi ke lokasi.

Untuk menjangkau desa-desa terisolasi, Kemenkes bekerja sama dengan Basarnas mengerahkan armada helikopter. Helikopter diberangkatkan membawa tenaga medis untuk menyisir korban, kemudian kembali dengan mengevakuasi pasien berkategori merah dan kuning. Rujukan medis diarahkan ke fasilitas baru seperti RSUD Komodo di Manggarai Barat dan rumah sakit di Borong, Manggarai Timur, serta didukung operasional Rumah Sakit Kapal Airlangga dan rumah sakit lapangan di Ruteng dan Nagekeo.

Baca Juga

Sepanjang 2026, Ada 194 Kasus Kebakaran di Makassar 28 Jiwa Meninggal

Sepanjang 2026, Ada 194 Kasus Kebakaran di Makassar 28 Jiwa Meninggal

Saat ini, lebih dari 95 persen pasien dengan kategori triase merah dan kuning telah teridentifikasi. Pasien berkategori hijau dialihkan ke puskesmas maupun posko pengungsian guna mencegah penumpukan di fasilitas rujukan. Penanganan kesehatan bencana ini dijalankan melalui tiga fase: fokus pengobatan pasien, reaktivasi fasilitas kesehatan, serta rehabilitasi fisik faskes yang rusak berat.

Sumber: Kumparan

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemenkesBudi Gunadi Sadikin

Berita Terbaru Lainnya

65 Orang Ditangkap Jelang Demo 27 Agustus, Ada Pelajar dan MahasiswaSepanjang 2026, Ada 194 Kasus Kebakaran di Makassar 28 Jiwa Meninggal172 Pendaki Dievakuasi Imbas Jalur Pendakian Semeru KebakaranKesaksian Warga Lihat Kebakaran di Kebon Melati, Diduga dari KorsletingAktivitas Gunung Awu Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status WaspadaBNPB Siapkan Distribusi 2,2 Ton Rendang dari Sumbar untuk Penyintas Gempa NTTTinjau Penanganan Gempa NTT, Presiden Prabowo Pastikan Distribusi Bantuan Tepat SasaranKementerian ESDM Siapkan 48 Genset untuk Tenda Puskesmas di Wilayah Gempa NTT

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap