Pemerintah menginstruksikan pihak maskapai penerbangan untuk memberikan pengembalian dana tiket secara penuh atau 100 persen kepada seluruh penumpang yang terdampak penutupan sejumlah bandara akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kebijakan pengembalian dana penuh ini diambil menyusul terganggunya perjalanan sekitar 341 ribu penumpang pesawat, baik untuk rute domestik maupun rute internasional.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Fraksi DPRD Partai Demokrat se-Indonesia di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Kebijakan Pengembalian Dana Tiket Penuh
Dalam keterangannya, AHY menjelaskan bahwa sebaran abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi tersebut telah menyebabkan gangguan operasional yang luas pada jadwal penerbangan. Situasi darurat ini berdampak langsung pada para calon penumpang di berbagai fasilitas bandara.
4 Gunung Meletus Hari Ini, Ili Lewotolok, Ibu, Anak Krakatau, Semeru

AHY memaparkan bahwa sebagian penumpang sempat tertahan di kawasan bandara akibat keterlambatan dan pembatalan jadwal, sementara sebagian penumpang lainnya terpaksa membatalkan rencana perjalanan mereka secara keseluruhan. Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah langsung menetapkan instruksi terkait hak finansial para konsumen maskapai.
"Tapi kebijakan pemerintah semua refund 100 persen harus kembali ke penumpang, ke konsumen," tegas AHY saat menyampaikan arahan kebijakan tersebut di Jakarta.
Detik-detik 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau

Perlindungan Konsumen dan Pemulihan Operasional Bandara
AHY menegaskan bahwa aspek perlindungan konsumen menjadi salah satu fokus utama dalam koordinasi pemerintah bersama instansi terkait di sektor perhubungan. Langkah koordinasi ini ditempuh secara terpadu guna meminimalkan kerugian publik yang timbul akibat gangguan penerbangan massal tersebut.
Seiring dengan penanganan dampak erupsi, kondisi operasional transportasi udara mulai dipulihkan secara bertahap. Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilaporkan telah dibuka kembali untuk melayani operasional penerbangan pada Selasa (8/9/2026) pasca-letusan Gunung Anak Krakatau.






