Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Rimba NainggolanDiterbitkan 26 Agu 2026 - 00.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Dominasi korporasi raksasa Amerika Serikat di pasar China kian tergerus. Di tengah pasar berpopulasi lebih dari 1,4 miliar jiwa yang sebelumnya menjadi sumber pertumbuhan utama, sejumlah nama besar seperti Nike, Starbucks, hingga produsen otomotif Detroit kini mengalami penurunan kinerja akibat menguatnya persaingan dari merek lokal serta ketegangan geopolitik AS-China.

Tekanan berat terlihat jelas pada industri pakaian olahraga. Bisnis Nike di China tercatat menyusut 30 persen sejak 2021. Pendapatan tahunan jenama perlengkapan olahraga ini bahkan menyentuh level terendah dalam delapan tahun pada musim semi 2026. Penurunan pangsa pasar Nike terjadi di saat industri pakaian olahraga China secara keseluruhan sebenarnya tumbuh lebih dari dua kali lipat selama satu dekade terakhir, mengindikasikan pergeseran minat konsumen ke jenama domestik.

Sektor makanan dan minuman juga menunjukkan dinamika serupa. Starbucks, yang telah menancapkan bisnisnya di China daratan sejak 1999, kini menghadapi persaingan sengit dari pemain lokal Luckin Coffee. Luckin Coffee berkembang pesat hingga memiliki jumlah gerai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Starbucks di China, didukung oleh penawaran harga produk yang lebih kompetitif.

Baca Juga

Ada DSI, Nilai Ekspor RI Berpotensi Menggemuk hingga Rp 88,5 T

Ada DSI, Nilai Ekspor RI Berpotensi Menggemuk hingga Rp 88,5 T

Kemunduran paling tajam dirasakan oleh produsen otomotif terkemuka AS. Data S&P Global Mobility menunjukkan pangsa pasar gabungan tiga raksasa Detroit鈥擥eneral Motors (GM), Ford Motor, dan Chrysler鈥攎erosot dari 21,4 persen pada 2019 menjadi sekitar 15,7 persen pada 2025. Perolehan laba kelompok otomotif tersebut di China, yang sempat mencapai sekitar US$2 miliar per tahun pada 2018, berbalik menjadi kerugian selama dua tahun berturut-turut pada 2024 dan 2025.

Ford secara spesifik membukukan penurunan penjualan sebesar 32,4 persen di China sepanjang periode 2018 hingga 2022. Menghadapi tekanan berkepanjangan, pabrikan ini mulai mengatur ulang strategi operasionalnya dengan mengalihkan aktivitas manufaktur dan penjualan kembali ke AS, termasuk merencanakan pemindahan produksi model Lincoln dari China ke AS mulai 2030 mendatang.

Baca Juga

Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp

Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp

Kendati tren pelemahan melanda banyak korporasi multinasional AS, sejumlah merek masih mampu bertahan. Perusahaan seperti Lululemon, Ralph Lauren, dan Kentucky Fried Chicken tetap membukukan kinerja positif di China berkat adaptasi strategi bisnis yang cepat dan responsif terhadap kebutuhan konsumen pasar lokal.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Nikeekonomi globalPasar China

Berita Terbaru Lainnya

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000 Cuma Berlaku sampai OktoberPertamina Talks Episode 2 Kupas Isu Keberlanjutan, dari Hobi Jadi ProfesiAda DSI, Nilai Ekspor RI Berpotensi Menggemuk hingga Rp 88,5 TLahan Kosong di Kebon Jeruk Kebakaran, Diduga gegara Bocah Bakar SampahChina Jadi Pasar Terbesar Sarang Walet RI, Ekspornya Tembus Rp 3 TPekanbaru Bersujud Memohon Hujan, Doakan Keselamatan Petugas Pemadam ApiKawasan Gunung Geulis Sukabumi Kebakaran, Empat Hektare Lahan dan Hutan Bambu HangusTata Cara Sholat Istikharah Lengkap dengan Doa dan Bacaan Niat dalam Mengambil Keputusan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap