Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara simbolis menyalakan obor perjuangan bersama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (9/9) malam.
Aksi simbolik tersebut berlangsung tepat setelah Prabowo menyampaikan pidatonya. Di atas panggung perayaan, Prabowo dan AHY tampak bersama-sama memegang ornamen menyerupai obor, lalu menempelkannya ke sumber api yang sama sebagai penanda komitmen perjuangan partai.
Partai Demokrat saat ini merupakan bagian dari koalisi pendukung pemerintah. Sejumlah kadernya dipercaya mengisi posisi menteri di Kabinet Merah Putih, termasuk AHY yang menjabat sebagai Menko IPK.
Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan bahwa tujuan utama Partai Demokrat adalah menyukseskan jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Keberhasilan kabinet saat ini dinilai bukan semata-mata capaian elite, melainkan kemenangan bagi seluruh masyarakat.
AHY Titip Salam Buat Megawati Lewat Puan di HUT Demokrat

"Jika pemerintahan hari ini berhasil, maka ini bukan keberhasilan pemerintah semata, tetapi seluruh rakyat Indonesia," tutur AHY di hadapan para kader.
Sorotan Sinyal Pilpres 2029
Kebersamaan kedua tokoh ini berlangsung di tengah ramainya perbincangan mengenai dinamika politik nasional menuju Pilpres 2029. Nama AHY belakangan mencuat dan dikaitkan sebagai salah satu figur potensial untuk kontestasi pemilihan presiden mendatang.
Sorotan terhadap langkah politik AHY menguat menyusul pidatonya pada Sabtu (5/9) lalu, yang dinilai publik sebagai langkah pemanasan politik. Dalam pidato tersebut, AHY berpesan agar kader Demokrat di ranah eksekutif, legislatif, maupun kepala daerah tetap peka dan jujur terhadap situasi riil di lapangan. Ia juga menggarisbawahi pentingnya netralitas serta profesionalisme aparatur negara dalam pelaksanaan pemilu.
Saksi Ungkap Kebutuhan Dana Operasional Dirjen Bea Cukai

"Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu," ujar AHY saat itu.
Sinyal politik dari pidato tersebut turut ditanggapi oleh partai mitra koalisi. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai gestur dan posisi yang ditunjukkan AHY memperlihatkan kesiapan memasuki bursa Pilpres mendatang. Doli menduga dua poros kekuatan politik saat ini mulai memasang ancang-ancang menyongsong kontestasi kepemimpinan nasional berikutnya.






