Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Saksi Ungkap Kebutuhan Dana Operasional Dirjen Bea Cukai

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 10 Sep 2026 - 00.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saksi Ungkap Kebutuhan Dana Operasional Dirjen Bea Cukai
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kebutuhan dana operasional tim Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama terungkap mencapai Rp500 juta setiap bulan pada tahun 2025. Fakta tersebut mencuat dalam persidangan kasus dugaan penerimaan gratifikasi dengan terdakwa Budiman Bayu Prasojo di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (9/9).

Keterangan itu disampaikan oleh mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ayu Sukorini, saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Takdir Suhan di muka sidang.

Kebutuhan Dana dan Keterbatasan Anggaran DOKPPN

Ayu menjelaskan bahwa anggaran koordinasi resmi kedinasan sebenarnya tercakup dalam pos Dana Operasional Kegiatan Pengamanan Kekayaan Negara (DOKPPN). Pada tahun 2025, alokasi DOKPPN tercatat berkisar Rp1,2 miliar per tahun yang mekanisme pencairannya dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali.

Dalam keterangannya, Ayu memaparkan bahwa Djaka awalnya sempat menyebut kebutuhan dana operasional berada di angka Rp300 juta per bulan dengan mengacu pada pola administrasi di Badan Intelijen Negara (BIN). Namun, angka tersebut bergeser menjadi Rp500 juta setelah adanya koordinasi lanjutan dengan protokoler Djaka yang bernama Tohir.

Baca Juga

KPK Lacak Aliran Dana dan Aktor Intelektual Korupsi Bappenda Bogor

KPK Lacak Aliran Dana dan Aktor Intelektual Korupsi Bappenda Bogor

"Maaf, pak. Cuma mindset-nya Rp300 juta, makanya Rp100 juta yang bisa ada kuitansinya saya penuhi dari DOKPPN," ujar Ayu di hadapan majelis hakim.

Ayu menambahkan bahwa kebutuhan operasional tersebut berjalan selama sekitar lima bulan, mengingat Djaka baru terhitung efektif menjalankan tugasnya pada Juni 2025.

Dakwaan Gratifikasi di Lingkungan Bea Cukai

Sidang pemeriksaan saksi ini berkaitan erat dengan perkara yang menjerat Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai. Budiman diadili atas dugaan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan Direktur P2 periode 2024鈥揓anuari 2026 Rizal serta Kepala Subdirektorat Intelijen P2 Sisprian Subiaksono.

Baca Juga

Prabowo Ungkap Pembangunan RI Lebih Rumit daripada Negara Lain

Prabowo Ungkap Pembangunan RI Lebih Rumit daripada Negara Lain

Dalam berkas dakwaan, Budiman diduga menerima sejumlah uang yang meliputi Rp525.000.000 dalam bentuk valuta dolar Singapura, Rp5.278.500.000,00, US$10.000, Sin$119.755, HKD4.700, serta RM8.100. Aliran dana tersebut bersumber dari pihak Blueray Cargo (Grup)鈥攜akni pemilik John Field, Manajer Operasional Custom Clearance Pelabuhan Dedy Kurniawan Sukolo, dan Ketua Tim Dokumen Importasi Andri yang ketiganya telah berstatus terpidana鈥攕erta sejumlah pengusaha rokok dan pihak lainnya.

Atas perbuatannya, Budiman didakwa melanggar Pasal 12B juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 127 ayat (1) KUHP. Untuk membuktikan dakwaan tersebut, tim jaksa KPK berencana menghadirkan total 25 saksi, 2 ahli, dan 382 barang bukti sepanjang jalannya persidangan.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKorupsiBea CukaiPengadilan Tipikor

Berita Terbaru Lainnya

KPK Lacak Aliran Dana dan Aktor Intelektual Korupsi Bappenda BogorPrabowo Ungkap Pembangunan RI Lebih Rumit daripada Negara LainMenaker soal Formula Upah Minimum 2027, Tunggu Aja!RUU Ketenagakerjaan Dinilai Jauh dari Harapan, Buruh Besok Demo BesarMRT Ungkap Rencana 'Sulap' Kawasan Kota Tua Mirip Konsep Blok MAHY Titip Salam Buat Megawati Lewat Puan di HUT DemokratMomen Prabowo dan AHY Nyalakan Obor Bersama di HUT ke-25 Demokrat14 Orang Tewas usai Gudang Amunisi di Suriah Meledak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap