Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Optimalisasi Kelompok Usaha Bersama Perkuat Modal dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Rimba NainggolanDiterbitkan 10 Agu 2026 - 02.57 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Optimalisasi Kelompok Usaha Bersama Perkuat Modal dan Layanan Bank Pembangunan Daerah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

CNBC Indonesia menyelenggarakan acara Regional Bank Summit 2026 dengan mengusung tema "Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional". Forum diskusi strategis ini dirancang khusus untuk mempertemukan para regulator, pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai transformasi kelembagaan BPD. Langkah transformasi kelembagaan ini salah satunya diwujudkan melalui sinergi pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB), yang menjadi fokus utama bagi perkembangan industri perbankan daerah di Indonesia.

Dalam rangkaian acara Regional Bank Summit 2026 tersebut, diadakan sebuah dialog interaktif yang dipandu oleh Shania Alatas. Dialog ini menghadirkan dua tokoh penting dalam industri perbankan daerah, yaitu Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Umum ASBANDA, Agus Haryoto Widodo, serta Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), Winardi Legowo. Dalam kesempatan tersebut, Agus Haryoto Widodo memaparkan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antar-BPD. Beliau menilai bahwa pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) merupakan langkah strategis yang sangat krusial untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan daya saing, sekaligus mendorong peran aktif BPD dalam memajukan perekonomian di tingkat daerah maupun nasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) BPD tidak hanya sekadar kerja sama formal, melainkan sebuah komitmen berkelanjutan untuk memperkuat berbagai aspek fundamental utama pada masing-masing anggotanya. KUB BPD secara konsisten bekerja keras untuk memperkuat aspek keuangan, manajemen risiko, kegiatan operasional, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di setiap bank yang tergabung sebagai anggota. Dengan penguatan pada aspek-aspek fundamental ini, diharapkan setiap BPD yang menjadi anggota KUB dapat tumbuh secara sehat dan tangguh.

Baca Juga

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry Warjiyo

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry Warjiyo

Salah satu implementasi nyata dari konsep KUB ini dapat dilihat pada Grup KUB Bank DKI. Kelompok usaha ini memiliki anggota yaitu Bank Maluku Maluku Utara (MalukuMalut). Dalam perkembangannya, Grup KUB Bank DKI terus berupaya mendorong berbagai tahapan penguatan bagi anggotanya. Tahapan penguatan tersebut meliputi pengelolaan likuiditas yang lebih optimal, pengembangan produk perbankan, perluasan jaringan layanan, hingga penguatan manajemen talenta untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dan siap mendukung pertumbuhan bisnis bersama.

Selain Bank DKI, Grup KUB Bank Jatim juga menjadi contoh konkret kolaborasi perbankan daerah yang solid. Grup KUB Bank Jatim beranggotakan beberapa BPD, yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT). Grup ini menetapkan target pertumbuhan yang selaras bagi setiap anggotanya. Target pertumbuhan yang selaras ini diharapkan dapat tercermin dari pertumbuhan penyaluran kredit yang ditopang oleh perolehan pendanaan murah (low-cost funding) serta pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Upaya optimalisasi dan penguatan KUB ini juga sejalan dengan fokus strategis yang telah dicanangkan sebelumnya. Jika menilik kembali pada tahun 2023, terdapat tiga fokus strategi utama yang menjadi prioritas BPD. Ketiga fokus tersebut adalah pencapaian pendanaan murah (low-cost funding), peningkatan penyaluran kredit yang berkualitas, serta peningkatan transaksi perbankan digital (digital banking). Ketiga fokus strategi utama pada tahun 2023 tersebut kemudian ditindaklanjuti secara konsisten dengan melakukan penguatan pada sistem perbankan, penerapan tata kelola yang baik, serta peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BPD.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026