Aksi sosial berbasis komunitas olahraga berhasil menghimpun dana sebesar Rp175 juta guna mendukung penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Inisiatif penggalangan dana ini diinisiasi oleh Berkeley Club of Indonesia (BCI), perkumpulan resmi alumni University of California, Berkeley di Indonesia, bekerja sama dengan T3 Sports & Lifestyle.
Kegiatan amal yang memadukan pertandingan cabang olahraga padel dan pickleball tersebut berlangsung di T3 Sports & Lifestyle, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 5 September 2026. Melalui program inisiatif Bears Care for NTT yang dipimpin oleh General Secretary BCI Andrew Tirtowijoyo Young, ajang ini sukses merangkul jejaring alumni hingga menjaring donasi dari 5.443 donatur. Seluruh dana yang terkumpul disalurkan secara langsung melalui NTT Recovery Program yang dikelola oleh YCAB Foundation.
Pria di Bogor Ditangkap Terkait Kasus Pelecehan Anak, Korban Capai 18 Orang

Langkah filantropi komunitas ini melengkapi rangkaian bantuan skala besar dari berbagai lembaga. Dari sektor pemerintah, Kemendikdasmen telah mengalokasikan bantuan senilai Rp50 miliar untuk rehabilitasi gedung sekolah di wilayah terdampak serta menyiapkan layanan pendampingan psikososial bagi 101.888 siswa. Bantuan tersebut diarahkan ke tujuh daerah terdampak, mencakup Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
Pada fase tanggap darurat, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah resmi menutup Operasi SAR penanganan dampak Gempa Flores Magnitudo 7,7 pada Sabtu (12/9) pukul 18.00 WITA. Penyaluran logistik dasar terus berlanjut, termasuk distribusi 550 paket perlengkapan selimut dan alas tidur oleh Baznas RI untuk warga di pos pengungsian Nagekeo, Ende, dan Manggarai.
Kembang Api untuk Show Meledak Saat Dihias, 2 Bangunan di Bali Terbakar

Di samping mobilisasi bantuan materi, Generasi Muda Pembaharuan (Gempar) Indonesia turut menggelar doa bersama lintas profesi untuk keselamatan korban bencana. Dari sisi makro, Suahasil dipasrahi mandat untuk memastikan APBN terus berperan aktif menumbuhkan sekaligus menstabilkan perekonomian nasional di tengah proses pemulihan wilayah terdampak bencana.






