Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pasien BPJS Dihina di Medsos, Komisi IX DPR Ingatkan Nakes Jaga Empati

Rimba NainggolanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 07.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pasien BPJS Dihina di Medsos, Komisi IX DPR Ingatkan Nakes Jaga Empati
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kasus pelayanan kesehatan di Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya tindakan tidak terpuji di media sosial yang melibatkan seorang pasien BPJS. Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKB, Asep Rommy Romaya, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini dengan menyoroti sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan penghinaan terhadap pasien BPJS tersebut. Pasien itu sebelumnya sempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan ruang rawat inap setelah menunggu selama delapan jam. Legislator asal Jawa Barat tersebut mengecam keras komentar-komentar bernada hinaan serta nir-empati yang dilontarkan oleh beberapa oknum di media sosial kepada pasien BPJS yang sedang membutuhkan penanganan medis tersebut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kejadian ini mulai mencuat ke permukaan dan menarik perhatian masyarakat luas setelah adanya curhatan yang viral di media sosial. Kasus tersebut menjadi perbincangan setelah unggahan dari seorang warga bernama Yurizal Tri Chaerawan menyebar secara luas di jagat maya. Melalui akun media sosial pribadinya pada tanggal 22 Juli 2026, Yurizal membagikan pengalaman kurang menyenangkan yang dialaminya saat berobat. Ia mengaku bahwa dirinya harus menunggu selama delapan jam hanya untuk bisa mendapatkan kamar rawat inap untuk perawatannya. Meskipun membagikan keluh kesahnya secara terbuka di media sosial, Yurizal Tri Chaerawan memilih untuk tidak menyebutkan nama rumah sakit tempat dirinya menjalani perawatan medis tersebut.

Baca Juga

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Bukannya mendapatkan simpati atau solusi atas permasalahan pelayanan yang dihadapinya, Yurizal justru menerima respons yang sangat memprihatinkan di kolom komentar. Beberapa akun media sosial bahkan menuliskan komentar yang tidak pantas, dengan menyarankan agar Yurizal pindah ke ruang jenazah agar bisa mendapatkan kamar dengan lebih cepat. Hal yang sangat disayangkan adalah bahwa beberapa akun yang menuliskan komentar hinaan tersebut diduga kuat milik oknum yang berprofesi sebagai dokter, perawat, maupun tenaga kesehatan lainnya. Meskipun demikian, dugaan ini masih harus disikapi secara hati-hati karena identitas dari akun-akun yang melontarkan hinaan tersebut belum seluruhnya terverifikasi secara resmi.

Di tengah ramainya perbincangan mengenai komentar nir-empati tersebut, kabar duka kemudian datang dari pihak keluarga pasien. Yurizal Tri Chaerawan dikabarkan telah meninggal dunia pada tanggal 31 Juli 2026. Kabar mengenai wafatnya Yurizal ini disampaikan oleh sepupunya melalui unggahan di media sosial. Berita duka ini tentu memicu keprihatinan yang lebih mendalam dari publik, mengingat sebelum mengembuskan napas terakhirnya, almarhum sempat mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan berupa ejekan dan hinaan di dunia maya yang diduga berasal dari oknum yang bekerja di sektor pelayanan kesehatan.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Menanggapi polemik yang berkembang di masyarakat tersebut, Asep Rommy Romaya menyampaikan pandangan resminya kepada wartawan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026 (7/8/2026). Legislator asal Jawa Barat dari Fraksi PKB tersebut menegaskan dengan sangat jelas bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya diskriminasi. Asep Rommy Romaya mengingatkan para tenaga kesehatan agar jangan sampai kehilangan rasa empati mereka dalam melayani pasien. Menurutnya, empati adalah nilai mendasar yang harus dipegang teguh oleh setiap tenaga medis dalam menjalankan profesinya demi memberikan pelayanan yang manusiawi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tenaga KesehatanKomisi IX DPRBPJSYurizal Tri ChaerawanAsep Rommy Romaya

Berita Terbaru Lainnya

Tantangan Mengubah Informasi Menjadi Keputusan Bisnis di Era Kecerdasan BuatanPrabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi PendidikanDewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan MarokoLeeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris TermahalRekor Pertemuan Timnas Indonesia dan Singapura Jelang Laga Penentu Piala AFF 2026Temuan Dokter Forensik Terkait Luka Lebam pada Jasad Mantan Istri Polisi di MedanTemuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jakarta Selatan, Pengelola Sebut untuk Ekskul MenembakSiasat Pengendara Hindari Antrean Panjang di SPBU, Ubah Waktu Isi BBM hingga Beralih ke Nonsubsidi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap