PT Pelabuhan Indonesia (Persero) resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS) berkapasitas 500 kVA di Terminal PNP Dermaga 004, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Infrastruktur kelistrikan darat ini dirancang untuk menggantikan peran mesin bantu kapal selama proses sandar berlangsung.
Sebelum adanya fasilitas ini, kapal yang bersandar di dermaga lazim mengoperasikan mesin bantu (auxiliary engine) berbasis bahan bakar minyak guna memasok listrik internal, mulai dari kebutuhan hotel load, pendingin peti kemas (reefer), hingga pompa operasional. Pola operasional tersebut berdampak pada tingginya konsumsi bahan bakar, bertambahnya jam kerja mesin (running hours), frekuensi perawatan, serta timbulnya kebisingan, getaran, dan polusi udara di sekitar dermaga.
Melalui skema shore-to-ship power, pasokan energi dialihkan langsung dari jaringan listrik darat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi OPS berpotensi memangkas emisi gas buang kapal hingga 75 persen. Selain itu, emisi lokal cerobong berupa nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat dapat dihilangkan secara penuh saat kapal terhubung total ke jaringan darat. Pengukuran performa pada dua kapal uji juga mencatat penghematan biaya energi antara 40 hingga 64 persen dibandingkan penggunaan genset kapal secara mandiri.
Sempat Ditunda Purbaya, 4 Toko Online Mulai Pungut Pajak Seller 1 Oktober

Dalam pelaksanaannya, Pelindo menugaskan PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) sebagai pengelola operasional layanan OPS. Fasilitas di Dermaga 004 ini telah melalui tahapan Site Acceptance Test (SAT) dan sukses diuji coba pada armada kapal niaga pada Juli 2026. Penyediaan pasokan listrik yang andal ini dijalankan melalui kolaborasi bersama PT PLN (Persero) guna mempercepat transisi energi di kawasan pelabuhan.
Pelindo memproyeksikan penambahan jaringan OPS di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok hingga 24 unit pada 2027. Sementara itu, peta jalan indikatif pengembangan nasional menargetkan ketersediaan hingga 123 unit OPS di berbagai pelabuhan Indonesia hingga 2050.
Fitch Pangkas Peringkat Utang PT Pos Indonesia Jadi C Akibat Gagal Bayar Bunga Sukuk

Agenda peluncuran fasilitas ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Asosiasi Pemilik Kapal (INSA), jajaran PT PLN (Persero), serta manajemen Pelindo Group.






