Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Ekonomi

Pemerintah Salurkan Bantuan Beras Tahap Kedua Mulai 17 Agustus 2026 untuk Alokasi Tiga Bulan

Yolanda TobanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 09.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras Tahap Kedua Mulai 17 Agustus 2026 untuk Alokasi Tiga Bulan
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menjadwalkan penyaluran program bantuan pangan beras tahap kedua yang akan didistribusikan secara serentak mulai 17 Agustus mendatang. Penyaluran bantuan sosial ini dilaksanakan sekaligus untuk menutupi tiga bulan alokasi, yakni periode bulan Juli, Agustus, dan September. Momentum pendistribusian beras ini sengaja digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia agar masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran negara. Program prorakyat ini merupakan salah satu direktif dari Presiden Prabowo Subianto

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
, yang difungsikan sebagai jaring pengaman sosial. Tujuannya adalah untuk menjaga daya beli masyarakat di tingkat bawah, memperkuat stabilitas pangan secara nasional, serta membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok keluarga.

Guna merealisasikan program strategis tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menerbitkan surat penugasan resmi tertanggal 30 Juli 2026. Surat tersebut menginstruksikan Perum Bulog untuk segera melaksanakan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Langkah penugasan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, yang saat ini juga mengemban jabatan sebagai Menteri Pertanian. Untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian program bantuan pangan beras ini, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran dengan total mencapai Rp17,52 triliun.

Secara kuantitas, alokasi bantuan pangan beras pada tahap kedua ini akan menggelontorkan total sebanyak 997,2 ribu ton beras. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 33.244.408 penerima atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima bantuan disasarkan untuk mendapatkan 10 kilogram beras yang diperuntukkan bagi alokasi tiga bulan tersebut. Jumlah penerima bantuan pangan pada tahap kedua ini dipastikan tidak mengalami perubahan dan masih sama persis dengan tahap pertama sebelumnya, yakni sebanyak 33,24 juta penerima manfaat yang tersebar di berbagai pelosok wilayah Indonesia.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, mengungkapkan bahwa bantuan pangan ini dikhususkan bagi kelompok masyarakat yang tergolong dalam desil 1 hingga desil 4. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, basis data penerima yang digunakan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan pembaruan terkini. Bapanas, sebagai institusi pengguna data, telah menjalin kerja sama lintas kementerian dengan Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang diaplikasikan adalah DTSEN versi ketiga yang telah diperbarui oleh BPS pada tanggal 10 Juli lalu. Di samping itu, Bapanas juga mendorong agar penyaluran beras dapat memanfaatkan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai infrastruktur pemerintah dan titik distribusi di tingkat akar rumput.

Dalam aspek teknis penyaluran di lapangan, Bapanas menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk segera menjalin koordinasi intensif dengan Perum Bulog di wilayah masing-masing sebagai langkah persiapan eksekusi. Secara khusus, Bapanas memberikan catatan penting bagi Perum Bulog di wilayah Papua yang kerap menghadapi kendala keterbatasan sarana transportasi, angkutan, dan kapasitas gudang. Bulog di wilayah Papua diminta untuk bergerak cepat dan mendahulukan serta memprioritaskan penyaluran ke daerah-daerah terpencil atau terisolasi terlebih dahulu, sehingga kendala logistik dapat diminimalisasi dan target penyaluran seratus persen dapat tercapai.

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan Pajaknya

Penyaluran tahap kedua ini sekaligus melanjutkan tren positif pencapaian pada tahap pertama yang mencakup alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Pada tahap pertama tersebut, realisasi penyaluran berhasil menyasar 33,14 juta KPM, yang setara dengan tingkat keberhasilan sebesar 99,7 persen. Secara keseluruhan, tahap pertama mendistribusikan 664,88 ribu ton beras serta 132,97 ribu kiloliter minyak goreng. Sebagai perbandingan, alokasi program bantuan pangan pada tahun 2026 ini dipastikan lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Jika pada tahun sebelumnya program hanya terlaksana untuk empat bulan alokasi, pelaksanaan program bantuan pangan pada tahun 2026 ini direncanakan akan berjalan setidaknya untuk lima bulan alokasi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo Subiantoandi amran sulaimanBapanasPerum BulogBerasBantuan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap