Bagaimana kelanjutan kegiatan belajar di sekolah Islam Harapan Ibu Jakarta Selatan setelah penemuan ratusan senjata di salah satu ruangannya, dan dari mana sebenarnya asal-usul senjata tersebut? Untuk menjamin keamanan seluruh warga sekolah, pihak yayasan memutuskan untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sementara waktu. Kebijakan PJJ ini akan diberlakukan selama sepekan penuh terhitung mulai hari Senin. Selama proses belajar dari rumah tersebut berlangsung, pihak sekolah secara khusus meminta aparat kepolisian untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di area sekolah guna memastikan tidak ada bahaya yang tersisa.
Kasus ini bermula dari temuan mengejutkan sebanyak 996 senjata di dalam ruangan mantan Ketua Yayasan sekolah swasta tersebut. Pendiri Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i, secara terbuka mengungkapkan rasa sedihnya atas temuan luar biasa ini saat berbicara dalam jumpa pers di Jakarta pada Minggu (9/8). Temuan tersebut mencakup berbagai barang berbahaya, di antaranya adalah empat laras panjang, dua laras pendek, sebuah peredam suara, tujuh magasin berbagai jenis, serta sejumlah amunisi dengan berbagai kaliber. Tidak hanya itu, di lokasi yang sama juga ditemukan beberapa unit airsoft gun yang berbentuk menyerupai senjata FN P90, AK-47, dan M4 Carbine, alat kejut listrik atau taser gun, alat pembuat peluru, hingga buku panduan pembuatan peluru.








