Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Penembakan Massal di Sekolah Thailand Tewaskan Tujuh Orang

Wahyu SuryaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penembakan Massal di Sekolah Thailand Tewaskan Tujuh Orang
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Peristiwa memilukan kembali mengguncang dunia pendidikan di Thailand setelah aksi penembakan massal terjadi di sebuah sekolah. Insiden tragis tersebut dilakukan oleh seorang pelajar di salah satu sekolah yang terletak di wilayah Provinsi Nonthaburi, Thailand. Peristiwa berdarah ini terjadi pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta luka-luka dalam jumlah yang cukup banyak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak tujuh orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini, termasuk pelaku penembakan itu sendiri. Selain menelan korban jiwa, penembakan massal tersebut juga menyebabkan sedikitnya 15 orang lainnya mengalami luka-luka.

Insiden penembakan massal ini terjadi secara spesifik di Sekolah Debsirin Nonthaburi. Lokasi sekolah tempat kejadian perkara tersebut berada di wilayah pinggiran barat laut Bangkok. Peristiwa ini tentu saja mengejutkan komunitas sekolah yang memiliki jumlah anggota yang cukup besar. Berdasarkan data operasional sekolah, pada tahun ajaran 2025 yang lalu, Sekolah Debsirin Nonthaburi tercatat memiliki sekitar 3.100 siswa dan didukung oleh 147 orang guru. Kejadian mematikan di lingkungan institusi pendidikan ini menimbulkan duka serta keprihatinan yang mendalam bagi semua pihak.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Sebelum melancarkan aksi penembakan massal di lingkungan sekolah tersebut, pelaku diketahui telah melakukan tindakan kekerasan lain yang fatal. Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh pihak kepolisian, pelaku terlebih dahulu menembak mati kakeknya sendiri. Setelah menewaskan sang kakek, pelaku kemudian mengambil dan menggunakan senjata milik kakeknya tersebut untuk melancarkan aksi penembakan massal. Segera setelah insiden pertama itu, pelaku langsung bergerak menuju ke sekolah yang menjadi lokasi sasaran di utara Bangkok guna mengeksekusi penembakan massal tersebut.

Baca Juga

Tragedi Penembakan Sekolah di Thailand, Kronologi Siswa 14 Tahun Menyerang Guru dan Keluarga

Tragedi Penembakan Sekolah di Thailand, Kronologi Siswa 14 Tahun Menyerang Guru dan Keluarga

Menteri Pendidikan Thailand, Prasert Jantararuangtong, memberikan pernyataan resmi mengenai identitas para korban dalam tragedi ini. Ia mengonfirmasi bahwa korban yang meninggal dunia akibat penembakan tersebut terdiri dari guru dan juga siswa di sekolah tersebut. Ketika tim penyelamat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penanganan, mereka menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan. Di lantai atas bangunan sekolah, tim penyelamat menemukan seorang guru laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sementara itu, di ruangan lain di sekolah tersebut, petugas menemukan seorang guru perempuan yang mengalami luka tehambur serius pada bagian dada dan lengan.

Penyelidikan kepolisian terus dilakukan untuk mendalami latar belakang serta motif dari aksi penembakan massal ini. Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan massal berada dalam kondisi stres dan telah merencanakan serangan mematikan tersebut sebelumnya. Keterangan mengenai kondisi psikologis pelaku ini selaras dengan hasil pemeriksaan polisi. Pihak kepolisian telah menginterogasi seorang teman dekat dari tersangka, yang kemudian memberikan kesaksian bahwa tersangka memang sedang mengalami tekanan atau stres yang berkaitan erat dengan masalah sekolahnya.

Baca Juga

Gelombang Panas Landa Korea Utara, Warga Disarankan Konsumsi Sup Daging Anjing

Gelombang Panas Landa Korea Utara, Warga Disarankan Konsumsi Sup Daging Anjing

Pemerintah Thailand segera mengambil langkah penanganan cepat guna membantu para korban pascainsiden. Wakil Menteri Pendidikan Thailand, Akkharanan Kannakittinan, menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah berkoordinasi untuk menyalurkan dan mengatur bantuan bagi para korban yang terdampak oleh peristiwa tragis ini. Peristiwa penembakan massal di Provinsi Nonthaburi ini terjadi hanya selang beberapa hari setelah Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, PM Anutin sempat menyampaikan pidato saat mengunjungi Kantor Sekretariat ASEAN yang berlokasi di Jakarta pada hari Selasa, 4 Agustus 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kriminalitasThailandpenembakan massaldunia pendidikan

Berita Terbaru Lainnya

Tragedi Penembakan Sekolah di Thailand, Kronologi Siswa 14 Tahun Menyerang Guru dan KeluargaGelombang Panas Landa Korea Utara, Warga Disarankan Konsumsi Sup Daging AnjingPengakuan Hunter Biden Mengenai Pengampunan Kontroversial dan Kondisi Kanker Joe BidenCuaca Jawa Tengah 8 Agustus 2026, Waspada Karhutla dan Gelombang TinggiPT TIMAH Aktifkan Rencana Tanggap Darurat Pascaaksi Massa di Belitung TimurKebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, Petugas Masih Berupaya Padamkan ApiKesaksian Warga Sekitar Gedung Bapenda DKI, Dengar Dua Kali Ledakan Sebelum Api BerkobarPemerintah Matangkan Pembaruan Buku Pelajaran Nasional untuk Tingkatkan Kualitas dan Literasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026