Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, dihentikan sementara pada Minggu (6/9/2026). Penutupan operasional ini dilakukan menyusul paparan abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Otoritas pengelola Bandara Soetta mengumumkan bahwa penghentian operasional penerbangan berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.30 WIB. Akibat sebaran abu vulkanik tersebut, tercatat sebanyak 209 penerbangan mengalami keterlambatan (delay) hingga pembatalan (cancel).
Kondisi tersebut memaksa sejumlah calon penumpang yang tertahan di terminal mencari moda transportasi alternatif, mulai dari kereta api hingga bus antarkota, demi tetap bisa melanjutkan perjalanan.
Penumpang Cari Alternatif Jalur Darat
Di Terminal 3 Bandara Soetta, sejumlah penumpang mulai mengambil langkah antisipasi atas ketidakpastian jadwal terbang mereka. Dading (46), seorang calon penumpang asal Yogyakarta yang bekerja di Jakarta, mengaku langsung berburu tiket moda transportasi darat.
Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Bikin Heboh, Dirampok Asing

"Ini udah cari tiket kereta. Kalau nggak, naik bus. Kebetulan kan di Yogya juga banyak sih ya, transportasi ke sana, ya," tutur Dading saat ditemui di lokasi.
Dading yang sebelumnya baru menyelesaikan agenda pertemuan kerja di Bandung itu menilai gangguan penerbangan ini merupakan kondisi kahar (force majeure). Ia memaklumi dan mendukung kebijakan otoritas bandara yang menghentikan operasional demi faktor keselamatan penumpang.
Rute Internasional Turut Terdampak
Selain penerbangan domestik, dampak penutupan operasional juga berimbas langsung pada jadwal penerbangan internasional. Randi (29), calon penumpang yang dijadwalkan terbang menuju Malaysia pukul 11.00 WIB, turut mengalami pembatalan penerbangan.
SMK Negeri 2 Garut Sabet Juara 1 LKBB-PB MPR RI Tingkat Nasional

"Ke Malaysia, jam 11. Tapi kena pembatalan juga," jelas Randi.
Berbeda dengan penumpang jalur domestik yang dapat beralih ke moda darat, Randi memilih tetap bertahan di kawasan Bandara Soetta guna menunggu perkembangan informasi resmi berikutnya terkait kepastian status keberangkatannya.






