Berita Viral Terkini

Piala Presiden 2026 Libatkan Seratus UMKM Lokal untuk Angkat Ekonomi Masyarakat

Rimba NainggolanPublished 26 Jul 2026 - 23.410 Reads
Bagikan WhatsAppX
Piala Presiden 2026 Libatkan Seratus UMKM Lokal untuk Angkat Ekonomi Masyarakat
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Penyelenggaraan turnamen sepak bola pramusim Piala Presiden 2026 membawa dampak yang lebih luas dari sekadar pertandingan di atas lapangan hijau. Pada edisi tahun ini, ajang tersebut secara nyata mengintegrasikan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah ke dalam ekosistem pertandingannya. Fokus pemberdayaan ekonomi masyarakat ini difokuskan di dua wilayah penyelenggaraan, yakni Kabupaten Bandung di Jawa Barat serta Kota Surabaya di Jawa Timur. Kehadiran para pelaku usaha di lokasi turnamen ditegaskan bukan sebagai pelengkap atau sekadar formalitas belaka, melainkan bagian integral dari pelaksanaan acara yang bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, memaparkan bahwa pihaknya telah memilih sebanyak seratus pelaku usaha lokal untuk terlibat penuh selama turnamen berlangsung. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen panitia dalam menjadikan kompetisi sepak bola sebagai wadah yang berpihak pada penguatan ekonomi warga. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, panitia kini memberlakukan proses seleksi atau kurasi yang jauh lebih ketat bagi setiap pelaku usaha yang ingin berpartisipasi. Pengetatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka yang terpilih benar-benar sesuai dengan kriteria dan tujuan pemberdayaan ekonomi yang dirancang sejak awal turnamen.

Dalam pelaksanaan kurasi yang ketat tersebut, panitia pelaksana menetapkan tiga kategori utama sebagai landasan pemilihan seratus pelaku usaha yang dilibatkan. Kategori pertama menyasar pada kelompok usaha lokal yang namanya sudah cukup dikenal luas oleh publik. Selanjutnya, kategori kedua difokuskan bagi para pelaku usaha yang saat ini sedang berada dalam fase naik kelas. Sementara itu, kategori ketiga diperuntukkan bagi kelompok usaha baru yang masih dalam tahap berkembang. Pembagian ke dalam tiga kelompok spesifik ini, seperti yang disampaikan Tsamara di Bandung pada hari Sabtu, menjadi pedoman dasar bagi panitia untuk menentukan pihak-pihak yang layak masuk ke dalam ekosistem pertandingan.

Also Read

Pemkot Palembang Bekali Pejabat Pengadaan untuk Cegah Sengketa Hukum Proyek

Implementasi pelibatan seratus pelaku usaha dari berbagai tingkatan ini merupakan wujud nyata dari cetak biru Piala Presiden itu sendiri. Sejak awal mula dirancang, turnamen pramusim ini memang memiliki visi yang kuat untuk berpihak pada penguatan dan perputaran ekonomi masyarakat akar rumput. Keterlibatan langsung para pedagang lokal di Kabupaten Bandung dan Kota Surabaya membuktikan bahwa ajang olahraga mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan keuntungan finansial. Hal ini sejalan dengan target panitia yang ingin memastikan bahwa keramaian turnamen tidak hanya dinikmati oleh para penggemar sepak bola, tetapi juga membawa berkah bagi para penggerak ekonomi skala kecil.

Potensi pergerakan ekonomi yang besar di sekitar area stadion ini sangat didukung oleh tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Minat yang luar biasa dari para penonton terlihat secara nyata dari data penjualan akses masuk untuk laga pembuka turnamen. Sebelum pertandingan pertama tersebut resmi digelar, seluruh tiket yang disediakan oleh pihak penyelenggara telah berstatus habis terjual. Tsamara mengonfirmasi bahwa sebanyak dua puluh empat ribu lembar tiket laga pembuka telah ludes dibeli oleh masyarakat, yang sekaligus menjamin hadirnya puluhan ribu orang di lokasi pertandingan dan menciptakan pasar yang besar bagi para pelaku usaha lokal.

Also Read

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Malinau Libatkan 44 Gereja dalam Lomba Edukatif

Untuk mengakomodasi kehadiran dua puluh empat ribu penonton sekaligus menjaga kelancaran operasional seratus usaha lokal di area pertandingan, panitia telah melakukan berbagai persiapan yang sangat matang. Pengecekan secara menyeluruh telah dilakukan demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala. Fokus utama persiapan juga mencakup aspek pengamanan yang melibatkan kolaborasi dari berbagai unsur. Panitia pelaksana bekerja sama erat dengan petugas keamanan sipil, steward, personel Tentara Nasional Indonesia, serta Kepolisian Republik Indonesia. Selain itu, dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait turut memastikan terciptanya situasi yang aman dan terkendali selama turnamen pramusim ini berlangsung.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca