Seorang porter bernama Saleh Latuconsina mengalami kecelakaan kerja setelah terjatuh dari tangga saat berebut masuk ke dalam kapal yang baru saja bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku. Peristiwa yang sempat terekam dan viral di media sosial tersebut terjadi pada Kamis (3/9) sekitar pukul 03.00 WIT.
Insiden bermula dari persaingan para buruh angkut pelabuhan untuk mendapatkan penumpang. Saleh menjelaskan bahwa terdapat sekitar 400 orang porter yang bekerja di Pelabuhan Yos Sudarso. Banyaknya jumlah pekerja membuat para porter harus bergegas dan berebut naik ke atas kapal agar bisa memperoleh barang bawaan milik penumpang kapal yang baru merapat.
Kronologi Kecelakaan Maut di Kembangan Jakbar, Dipicu Mobil Listrik

Ketika kapal tiba di dermaga, para porter mulai berebut menaiki tangga penumpang untuk melompat ke atas geladak kapal. Saleh berada di posisi paling depan saat proses tersebut berlangsung. Namun, pada saat itu posisi tangga penumpang belum sepenuhnya menyatu dengan badan kapal. Saleh yang mencoba melompat ke kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terpeleset dan jatuh ke bawah.
Dalam peristiwa jatuh tersebut, dagu Saleh sempat membentur ujung tangga besi. Ia kemudian terhempas ke lantai pelabuhan dengan posisi tengkurap dan bagian dadanya membentur dasar pelabuhan dengan sangat keras. Saleh mengungkapkan bahwa kepalanya beruntung tidak membentur struktur besi yang berada di bawah tangga, meski benturan keras pada dada membuatnya mengalami luka dan rasa sakit yang hebat.
AHY, Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya

Setelah terjatuh, korban sempat berusaha untuk bangkit berdiri dan melangkah hingga tiga langkah. Akan tetapi, rasa sakit di area dada membuatnya tidak kuat melanjutkan langkah dan terpaksa berhenti. Polisi, petugas pelabuhan, serta sesama porter yang berada di lokasi segera menyarankan Saleh untuk beristirahat. Korban kemudian berbaring di area dermaga pelabuhan sebelum akhirnya dijemput dan dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil operasional pelabuhan untuk mendapatkan penanganan medis.






