Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Politik

Pramono Anung Ubah Sistem Pengawasan Proyek Sekolah Usai Insiden di Kebayoran Lama

Togar SiregarDiterbitkan 26 Jul 2026 - 20.25 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pramono Anung Ubah Sistem Pengawasan Proyek Sekolah Usai Insiden di Kebayoran Lama
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Insiden ambruknya atap bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu menjadi alarm keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kejadian yang sempat viral di media sosial ini tidak hanya memicu keprihatinan publik, tetapi juga mendorong reformasi mendasar dalam pengelolaan infrastruktur pendidikan di ibu kota. Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung mengambil langkah taktis dengan membentuk tim investigasi dan tim inventarisasi. Langkah ini diambil untuk memetakan secara menyeluruh kondisi fisik sekolah-sekolah lain di Jakarta yang berpotensi mengalami kerusakan serupa.

Tim investigasi yang dibentuk ini mengemban misi khusus untuk menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas buruknya kualitas fisik bangunan sekolah. Saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Jumat, 24 Juli 2026, Pramono mengamati adanya kesalahan mendasar pada struktur bangunan yang dikerjakan pada tahun 2011 silam. Menurutnya, kerangka bangunan tidak dipersiapkan secara tepat sejak awal pembangunan. Evaluasi mendalam ini diharapkan dapat mengungkap rantai kegagalan konstruksi masa lalu agar kesalahan fatal semacam itu tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Juga

Ledakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka Bakar

Ledakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka Bakar

Menariknya, langkah evaluasi ini juga membawa perubahan paradigma baru dalam birokrasi pembangunan sekolah di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak boleh lagi berjalan sendirian dalam mengawasi proyek pembangunan atau renovasi sekolah. Sebagai instansi yang menggunakan fasilitas tersebut, Dinas Pendidikan dinilai tidak memiliki kompetensi teknis yang cukup untuk mengawasi kualitas proyek konstruksi berskala besar. Oleh karena itu, pengawasan ke depan akan diserahkan kepada instansi yang lebih kompeten.

Untuk memastikan kualitas konstruksi yang lebih terjamin, Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) serta dinas teknis terkait lainnya. Selama ini, beban pembangunan fisik sekolah sering kali dilimpahkan ke Dinas Pendidikan akibat adanya regulasi yang mengharuskan alokasi anggaran fungsi pendidikan minimal sebesar 20 persen. Akibatnya, dinas yang seharusnya berfokus pada kurikulum dan mutu pendidikan ini terpaksa mengurusi proyek semen dan beton yang sebenarnya bukan tugas pokok dan fungsi utama mereka.

Baca Juga

Modus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke Tevi

Modus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke Tevi

Melalui pembenahan sistemik ini, Pramono Anung juga menekankan pentingnya transparansi dalam tata kelola pemerintahan. Ia memilih untuk bersikap terbuka dan tidak menutupi kelemahan yang terjadi di lapangan. Pramono bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf karena baru mengetahui kondisi riil kerusakan sekolah tersebut dan berkomitmen untuk segera menyelesaikan persoalan ini tanpa ada yang disembunyikan. Dengan pengawasan ketat dari dinas teknis, diharapkan sekolah-sekolah di Jakarta ke depannya dapat menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungPemprov DKIdinas pendidikanSekolah RusakDinas Citata

Berita Terbaru Lainnya

Duo Maling Gagal Ditangkap Warga di Bogor, Sempat Kabur ke Semak-semakMantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal DuniaLedakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka BakarWN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg EmasDetik-detik Gas 3 Kg Meledak di Warteg Jakbar hingga Warga BerhamburanModus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke TeviDireksi PT CNI Diperiksa dalam Kasus Korupsi NikelPolisi Sisir 3 Perairan Cari Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap