Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Berita Utama

Proses Penjaringan Aspirasi Warga Kabupaten Bandung Barat Melalui Masa Reses DPR RI

Uria KilaDiterbitkan 3 Agu 2026 - 17.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proses Penjaringan Aspirasi Warga Kabupaten Bandung Barat Melalui Masa Reses DPR RI
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Masa reses merupakan periode penting bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk kembali ke daerah pemilihan masing-masing. Selama masa ini, para wakil rakyat memiliki tugas utama untuk menjaring aspirasi, mendengar keluhan secara langsung, serta melihat kondisi nyata pembangunan di tingkat akar rumput. Berbagai masukan yang dihimpun selama periode ini nantinya akan menjadi modal utama bagi anggota dewan dalam menjalankan fungsi representasi, legislasi, pengawasan, dan penganggaran di Senayan. Salah satu legislator yang memanfaatkan momentum ini adalah Rajiv, anggota Komisi IV DPR RI. Sejak masa reses dimulai pada tanggal 22 Juli 2026, ia secara aktif mengunjungi sejumlah kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung Barat untuk menghimpun masukan terkait berbagai persoalan warga.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Dalam pelaksanaannya, agenda reses ini melibatkan interaksi dengan beragam elemen masyarakat. Anggota dewan turun langsung menemui para petani, tokoh masyarakat, hingga kalangan akademisi seperti mahasiswa. Salah satu rangkaian kegiatan reses tersebut diselenggarakan di Desa Cipendeuy pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Di desa tersebut, proses penjaringan aspirasi dilakukan agar masyarakat dapat leluasa menyampaikan kebutuhan mendesak yang mereka hadapi sehari-hari. Berbagai persoalan yang disampaikan warga sangat beragam, mulai dari masalah infrastruktur dasar, ketahanan pangan, hingga fasilitas pendukung pertanian.

Keterlibatan generasi muda juga menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi ini. Dalam salah satu sesi dialog, mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bandung Barat turut menyampaikan temuan mereka di lapangan. Mewakili keresahan warga setempat, para mahasiswa tersebut menyoroti minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU). Infrastruktur jalan ini dinilai sangat krusial karena berdampak langsung terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Merespons masukan tersebut, Rajiv menyatakan bahwa persoalan penerangan jalan umum ini merupakan catatan penting yang akan segera dikoordinasikan dengan instansi pemerintah terkait agar lekas mendapatkan penanganan.

Baca Juga

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, bidang tugas Rajiv berkaitan erat dengan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan. Oleh karena itu, isu infrastruktur pertanian dan ketahanan pangan menjadi fokus utama dalam agenda peninjauannya di Kabupaten Bandung Barat. Selama turun ke lapangan, ia menyempatkan diri untuk meninjau sejumlah infrastruktur pertanian secara langsung. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara nyata kondisi yang dihadapi oleh para petani, sekaligus memastikan bahwa infrastruktur pendukung tersebut mampu menopang produktivitas pangan daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen anggota dewan untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Selain di Desa Cipendeuy, kegiatan silaturahmi dan penjaringan aspirasi juga dilaksanakan bersama warga Desa Ganjarsabar, Kecamatan Nagreg. Di lokasi pertemuan ini, masyarakat menyampaikan berbagai masukan yang secara spesifik menyoroti masalah ketahanan pangan dan kesehatan. Aspirasi dari warga Desa Ganjarsabar ini menunjukkan adanya kebutuhan akan program-program yang dapat mendukung perbaikan kualitas hidup masyarakat desa secara terpadu. Seluruh masukan tersebut dicatat sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan di tingkat pusat.

Baca Juga

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Proyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data Resmi

Menanggapi aspirasi terkait kesehatan dan ketahanan pangan tersebut, langkah edukasi turut dihadirkan di tengah masyarakat. Sebagai perwakilan komisi yang membidangi perikanan, Rajiv menyosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kampanye ini bertujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein utama bagi masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran warga mengenai pentingnya asupan gizi yang baik bagi keluarga, sekaligus mendukung optimalisasi potensi perikanan Indonesia. Secara keseluruhan, seluruh aspirasi yang terkumpul selama masa reses ini akan dibawa ke Senayan sebagai bahan masukan penting dalam pembahasan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

infrastrukturdpr riketahanan panganMasa ResesKabupaten Bandung Barat

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap