Pasar saham Indonesia mencatatkan kinerja positif sepanjang pekan pertama Agustus 2026. Berdasarkan data perdagangan pada periode 3 hingga 7 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat. Pada perdagangan Jumat (7/8), indeks parkir di level 6.409 setelah mengalami kenaikan sebesar 65,94 poin atau setara 1,04 persen.
Seiring dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar bursa juga terkerek naik sebesar 2,64 persen menjadi Rp11.212 triliun dari pekan sebelumnya yang tercatat Rp10.923 triliun. Peningkatan ini ditopang oleh rata-rata volume transaksi harian yang melonjak 32,98 persen dari 30,04 miliar menjadi 39,95 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi harian pun bertambah 27,62 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi. Meski demikian, rata-rata nilai transaksi harian turun tipis 0,38 persen dari Rp15,44 triliun menjadi Rp15,38 triliun. Di sisi lain, investor asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp1,24 triliun pada Jumat (7/8), menambah catatan arus masuk modal asing pada awal Agustus sebesar Rp494 miliar. Kendati demikian, secara kumulatif sepanjang tahun 2026 posisi asing masih mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp71,29 triliun. Penguatan pasar saham ini juga beriringan dengan pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat ke level Rp17.800 per dolar AS.
Airlangga Dorong UMKM Manfaatkan Program Magang Nasional

Memasuki perdagangan Senin (10/8), pergerakan pasar diperkirakan akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, data indeks keyakinan konsumen periode Juli 2026 diproyeksikan turun ke level 116 dari posisi bulan sebelumnya di level 117,8. Sementara dari luar negeri, laju inflasi Amerika Serikat untuk Juli 2026 diperkirakan melambat menjadi 3,4 persen secara tahunan dari sebelumnya 3,5 persen. Merespons situasi ini, analis Oktavianus Audi memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang support 6.320 dan resistance 6.480. Sementara itu, analis Herditya Wicaksana memperkirakan pergerakan indeks berada pada level support 6.112 dan resistance 6.454.
Di tengah dinamika pasar tersebut, terdapat jejeran pilihan saham berpeluang cuan pekan ini yang dapat dicermati oleh para investor. Oktavianus Audi memproyeksikan pergerakan positif pada beberapa emiten, di antaranya PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang pekan lalu ditutup menguat 1,60 persen ke posisi 635 dan diperkirakan bisa mencapai level 685. Selanjutnya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang sebelumnya naik 4,69 persen ke posisi 2.230 memiliki target proyeksi di level 2.400. Pilihan berikutnya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 3,52 persen ke level 2.940 pekan lalu, dengan potensi kenaikan menyentuh level 3.130.
Transmart Full Day Sale Hadirkan Diskon Mesin Cuci dan TV hingga Jutaan Rupiah

Analisis tambahan juga datang dari Herditya Wicaksana yang memproyeksikan sejumlah saham alternatif. Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) yang naik 1,33 persen ke level 456 pada pekan lalu diproyeksikan dapat menyentuh level 520. Kemudian, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang ditutup menguat 4,47 persen ke level 187 diperkirakan berpeluang menuju level 210. Terakhir, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) yang menguat 5,21 persen ke level 101 pada pekan lalu diproyeksikan bisa meraih target di level 113. Sebagai catatan, keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.






