PT Telkom Akses mengerahkan lebih dari 150 teknisi ke berbagai wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berkat percepatan perbaikan di lapangan, TelkomGroup melaporkan seluruh jaringan konektivitas dan layanan digital di provinsi tersebut berhasil pulih sepenuhnya hanya dalam waktu tiga hari pascabencana.
Proses pemulihan infrastruktur komunikasi menghadapi tantangan medan yang berisiko tinggi. Di wilayah Ende, tim teknisi harus melakukan penarikan dan penyambungan kabel di area rawan longsor yang berbatasan langsung dengan jurang.
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, KDM Instruksikan Semua Gunung di Jawa Barat Ditutup untuk Pendakian

Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, menegaskan bahwa ketersediaan konektivitas merupakan kebutuhan krusial dalam penanganan situasi darurat bencana. Selama proses perbaikan, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ini menerapkan standar Health, Safety, and Environment (HSE) secara ketat, mulai dari identifikasi potensi bahaya di lapangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga kepatuhan terhadap prosedur kerja standar.
Setelah pemulihan selesai, tim teknisi Telkom Akses tetap bersiaga dan memantau kondisi infrastruktur secara berkala, khususnya di area operasional Flores. Kewaspadaan terus dijaga mengingat aktivitas seismik di kawasan tersebut masih berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ribuan gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 pada pertengahan Agustus lalu, disusul guncangan gempa M3,8 di wilayah Flores pada Selasa (1/9/2026).
Flores belum Tenang, Gempa M3,8 Guncang Utara Manggarai

Gempa magnitudo 7,7 sebelumnya menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat, termasuk 51 korban jiwa di Kabupaten Manggarai serta penghentian aktivitas belajar di 1.221 sekolah di NTT. Di saat bersamaan, penanganan darurat dan aksi kemanusiaan terus berjalan di wilayah terdampak, termasuk layanan krisis kesehatan oleh tim medis Universitas Syiah Kuala (USK) dan penyaluran bantuan sosial oleh mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16.






