Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNationalPopuler
Beranda/Pendidikan

Rektor Kena OTT KPK, Mahasiswa Unsoed Suarakan Keresahan dan Tuntut Pembenahan Tata Kelola Kampus

Togar SiregarDiterbitkan 22 Agu 2026 - 11.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rektor Kena OTT KPK, Mahasiswa Unsoed Suarakan Keresahan dan Tuntut Pembenahan Tata Kelola Kampus
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Jumat, 21 Agustus 2026, telah menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) beserta dua orang wakil rektor. Penindakan hukum yang menimpa pucuk pimpinan universitas tersebut memicu perhatian luas, khususnya dari kalangan mahasiswa di lingkungan Unsoed. Bagi para mahasiswa, persoalan hukum yang terjadi akibat operasi tangkap tangan ini tidak sekadar berkaitan dengan penanganan perkara hukum semata, melainkan berdampak langsung pada nama baik institusi serta tingkat kepercayaan publik terhadap kampus Unsoed.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed tahun 2026, Azza Febra Pramudika, menyampaikan keresahan yang dirasakan oleh para mahasiswa pascapenindakan oleh KPK tersebut. Azza menegaskan bahwa mahasiswa tidak menginginkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan rektor dan dua wakil rektor menjadi alasan yang menjatuhkan nama baik almamater Unsoed di mata publik. Di sisi lain, Azza mengungkapkan bahwa pihak BEM Unsoed sejatinya sudah sejak lama mencium adanya indikasi praktik korupsi yang disertai dengan penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan kampus.

Kekhawatiran mendalam mengenai masa depan serta keberlangsungan universitas kemudian memicu desakan dari kalangan mahasiswa agar pimpinan kampus mengambil tanggung jawab. Azza Febra Pramudika tidak menampik adanya gelombang desakan yang meminta rektor beserta seluruh jajaran pimpinan yang terkait untuk mengundurkan diri dari jabatan mereka. Desakan mundur tersebut disuarakan karena mahasiswa sangat mengkhawatirkan keberlanjutan roda institusi dan pengelolaan kampus ke depan setelah terjadinya penindakan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Baca Juga

KPK Buka Peluang Usut TPPU di Kasus Rektor Unsoed Terkait Penerimaan Maba

KPK Buka Peluang Usut TPPU di Kasus Rektor Unsoed Terkait Penerimaan Maba

Terkait langkah pembenahan ke depan, Azza Febra Pramudika menekankan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap institusi tidak boleh hanya terbatas pada penggantian individu atau pejabat yang menduduki posisi kepemimpinan. Menurut Azza, pembenahan yang sesungguhnya harus mencakup perbaikan pada sistem pengambilan keputusan, mekanisme pengawasan, serta budaya tata kelola di lingkungan kampus. Evaluasi struktural tersebut dinilai penting agar tata kelola universitas dapat berjalan lebih sehat dan tidak kembali disalahgunakan.

Selain menyoroti tata kelola dan pengawasan, BEM Unsoed juga secara tegas mendorong pihak universitas untuk membuka secara transparan serta mengevaluasi proses penerimaan mahasiswa baru yang turut menjadi sorotan. Azza menilai bahwa keterbukaan dalam tahapan penerimaan mahasiswa baru sangat krusial guna menjamin akuntabilitas serta memastikan seluruh calon mahasiswa memperoleh perlakuan yang setara dan adil tanpa adanya praktik yang menyimpang dari prinsip keadilan.

Baca Juga

KPK Ungkap Praktik Guru Jadi Pengepul Maba Masuk Unsoed dan Transaksi Kuota Mandiri

KPK Ungkap Praktik Guru Jadi Pengepul Maba Masuk Unsoed dan Transaksi Kuota Mandiri

Dampak dari kasus OTT KPK terhadap keberlangsungan aktivitas kampus juga disuarakan oleh Menteri Koordinator Politik Pergerakan BEM Unsoed, Pamungkas. Pamungkas menjelaskan bahwa para mahasiswa merasa resah terhadap dampak kasus hukum ini terhadap nama baik kampus serta kelangsungan agenda akademik. Kekhawatiran tersebut dirasakan langsung ketika beredar kabar dan rumor di lingkungan mahasiswa terkait potensi perubahan jadwal agenda wisuda yang semula telah direncanakan untuk berlangsung pada bulan September.

Menanggapi berbagai dinamika yang terjadi, Pamungkas menuntut birokrasi kampus untuk bertindak lebih transparan dalam mengambil setiap kebijakan atau keputusan yang menyangkut kepentingan mahasiswa. Pamungkas mendorong hadirnya partisipasi bermakna atau meaningful participation di perguruan tinggi. Melalui mekanisme partisipasi bermakna tersebut, mahasiswa memiliki hak dan ruang terbuka untuk dilibatkan dalam berdiskusi serta memberikan pertimbangan penting sebelum birokrasi universitas menetapkan kebijakan-kebijakan strategis di lingkungan kampus.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKOTT KPK

Berita Terbaru Lainnya

Waspada Risiko Tipes akibat Perubahan Cuaca dan Ragam KomplikasinyaDave Bautista Resmi Gantikan Ryan Hurst Sebagai Kratos dalam Serial God of WarDuet Parathakorn Suyasri dan Luke Evan Moore Juarai Nomor Beregu The Indonesia Pro-Am 2026LRT Cetak Rekor, Tembus 3 Juta Penumpang SebulanPesawat Tabrak Helikopter di Langit, Pilot Tewas dalam Insiden di PennsylvaniaKPK Buka Peluang Usut TPPU di Kasus Rektor Unsoed Terkait Penerimaan MabaKorban Meninggal Truk Tabrak 2 Mobil-2 Motor di Puncak Bertambah Jadi 4 Orang, Ini Rincian dan PenanganannyaKPK Ungkap Praktik Guru Jadi Pengepul Maba Masuk Unsoed dan Transaksi Kuota Mandiri

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanKeuanganBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap