Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Amblas ke 18 Ribu Imbas Pengunduran Diri Gubernur Bank Indonesia

Wahyu SuryaniDiterbitkan 28 Jul 2026 - 07.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Amblas ke 18 Ribu Imbas Pengunduran Diri Gubernur Bank Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Lanskap pasar keuangan Republik Indonesia menghadapi tekanan ganda pada awal pekan perdagangan yang berpusat di Jakarta. Sentimen utama yang menyita perhatian penuh dari para pelaku pasar adalah kabar mengenai pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisinya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Keputusan mundurnya pucuk pimpinan dari otoritas moneter tertinggi di Tanah Air ini seketika menjadi fokus utama yang memengaruhi arah pergerakan transaksi keuangan. Pada saat yang bersamaan, perhatian pasar tidak hanya tertuju pada dinamika internal di tubuh Bank Indonesia. Para pelaku pasar keuangan juga secara intensif memantau perkembangan dan kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat,

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
The Fed
, yang turut memberikan bayang-bayang terhadap pergerakan instrumen investasi domestik.

Kombinasi antara sentimen domestik berupa mundurnya Gubernur Bank Indonesia dan pemantauan terhadap langkah The Fed tersebut memberikan efek kejut yang langsung tercermin pada nilai tukar mata uang nasional. Efek dari pengunduran diri Perry Warjiyo ini berdampak signifikan terhadap ketahanan rupiah di pasar valuta asing. Berdasarkan data perdagangan awal pekan, nilai tukar rupiah dilaporkan amblas dalam menghadapi tekanan mata uang global. Rupiah terperosok sangat tajam hingga menyentuh level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat. Pelemahan ke level belasan ribu per dolar Amerika Serikat ini menjadi indikator utama bagaimana sentimen pengunduran diri pimpinan bank sentral langsung direspons oleh dinamika pertukaran mata uang di pasar keuangan.

Baca Juga

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

DBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan Energi

Tekanan yang bersumber dari sentimen pengunduran diri Perry Warjiyo dan pantauan terhadap The Fed tidak berhenti pada pelemahan nilai tukar rupiah semata. Imbas dari sentimen negatif di pasar keuangan Republik Indonesia tersebut juga merambat langsung ke bursa saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjadi tolok ukur kinerja saham nasional terpantau tidak mampu bertahan dari hantaman sentimen tersebut. Pada penutupan perdagangan hari Senin, tanggal 27 Juli 2026, IHSG terpaksa harus mengakhiri pergerakannya di zona merah. Indeks saham nasional tersebut secara resmi menutup perdagangan dengan parkir di level 6.185, mencerminkan respons berantai dari sentimen yang tengah menjadi perhatian pasar keuangan.

Rangkaian peristiwa yang menekan instrumen keuangan domestik ini kemudian menjadi sorotan utama dalam publikasi dan ulasan media ekonomi. Seluruh dinamika mengenai pergerakan pasar keuangan Republik Indonesia, mulai dari terperosoknya nilai tukar hingga melemahnya indeks saham, dibedah secara terperinci melalui siaran televisi. Ulasan komprehensif mengenai efek mundurnya Gubernur Bank Indonesia terhadap rupiah dan IHSG tersebut disajikan ke hadapan publik melalui program khusus bernama Closing Bell. Program siaran ini merupakan salah satu tayangan utama yang diproduksi dan disiarkan langsung oleh jaringan media ekonomi CNBC Indonesia untuk merangkum pergerakan pasar pada akhir hari perdagangan.

Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Dalam penayangan program Closing Bell edisi Senin, 27 Juli 2026 tersebut, ulasan pergerakan pasar keuangan Republik Indonesia dipandu oleh dua sosok jurnalis. Rincian mengenai dampak sentimen The Fed serta efek pengunduran diri Perry Warjiyo disampaikan secara langsung oleh Shafinaz Nachiar bersama dengan Serliana Salsabila. Keduanya membawakan jalannya siaran yang mengupas tuntas bagaimana pergerakan IHSG yang ditutup melemah di zona merah pada angka 6.185. Selain itu, Shafinaz Nachiar dan Serliana Salsabila juga memaparkan detail mengenai nilai tukar rupiah yang amblas ke level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat, memberikan rekapitulasi lengkap atas rentetan peristiwa yang mengguncang pasar keuangan pada hari tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaIHSGpasar keuanganrupiahperry warjiyoThe Fed

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap