Nilai tukar mata uang rupiah terpaksa mengakhiri perdagangan pada awal pekan ini dengan mencatatkan pelemahan. Pada penutupan pasar hari Senin tanggal 27 Juli, mata uang Garuda berada pada posisi level Rp18.009 untuk setiap satu dolar Amerika Serikat. Penurunan nilai tukar ini tercatat sebesar 46 poin, sebuah angka yang setara dengan pelemahan sebesar 0,26 persen apabila dikomparasikan dengan posisi pada penutupan perdagangan di hari sebelumnya. Pelemahan yang dialami oleh mata uang Indonesia ini terjadi bertepatan dengan munculnya kabar mengenai mundurnya pucuk pimpinan bank sentral nasional.
Faktor utama yang membebani langkah rupiah pada perdagangan kali ini berasal dari dalam negeri, tepatnya terkait dengan posisi Gubernur








