Seekor sapi jantan jenis Angus di Australia berhasil mencatatkan rekor penjualan baru setelah laku terjual dengan nilai US$420 ribu atau sekitar Rp 7,4 miliar dalam sebuah sesi lelang di wilayah Central West.
Harga penjualan tersebut resmi melampaui rekor lelang sebelumnya yang tercatat pada tahun 2022. Pada rekor terdahulu, seekor sapi Wagyu betina muda terjual dengan harga US$400 ribu atau sekitar Rp 7 miliar.
Sapi jantan pemecah rekor tersebut bernama Wyatt W50. Pihak pembeli yang berhasil mendapatkan sapi jantan ini adalah Gundungarra Angus yang berbasis di Moss Vale, Southern Highlands.
Konservasi Mangrove Simanja Pulihkan Ekosistem Pesisir

Kendati mencatatkan rekor penjualan dengan nilai fantastis, pemilik sebelumnya, Ross Thompson, justru mengungkapkan rasa sedih saat harus melepas sapi jantan tersebut. Thompson menilai bahwa Wyatt W50 adalah sapi jantan terbaik secara keseluruhan yang pernah mereka tawarkan ke pasar ternak.
"Dia sangat luar biasa dan sulit dikritik. Saya menganggapnya sebagai sapi jantan terbaik, secara keseluruhan, yang pernah kami tawarkan," ujar Thompson.
Kekaguman Thompson terhadap Wyatt W50 juga terlihat dari penilaiannya terhadap fisik dan garis keturunan sapi tersebut. Thompson bahkan menyamakan tampilan fisik sapi itu setingkat dengan supermodel manusia. Selain memiliki tampilan fisik yang menonjol, Wyatt W50 juga disebut serbaguna dengan silsilah keturunan yang beragam secara global.
Trump Punya Sumber Duit Tak Berseri, Jadi Modal Maju Pilpres Lagi

Wyatt W50 dinilai memiliki gen terbaik dengan karakteristik yang sangat disukai oleh para peternak sapi. Sifat-sifat unggul tersebut mencakup kemudahan saat proses melahirkan hingga potensi peningkatan berat badan yang signifikan.
Keunggulan genetik ini membuat materi reproduksinya menjadi komoditas yang sangat diminati di industri peternakan. Thompson menyebutkan bahwa sperma dari sapi jantan tersebut telah menarik minat dari berbagai wilayah, mulai dari Australia, Kanada, hingga Amerika Serikat (AS).






