Peluncuran satelit hiperspektral Lampung-1 secara resmi telah dilaksanakan pada hari Rabu (5/8). Satelit ini diluncurkan dari kawasan perairan Haiyang yang terletak di Provinsi Shandong, China. Proses peluncuran satelit tersebut dilakukan dengan menggunakan roket peluncur Smart Dragon-3 dalam misi antariksa yang dikenal dengan nama OSE Hyperspectral Twin Satellites. Meskipun peluncuran satelit ini dilakukan di luar wilayah Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan jaminan serta memastikan bahwa keamanan data hasil pemantauan satelit tersebut akan tetap terjaga dengan baik untuk kepentingan nasional.
Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa seluruh proses peluncuran satelit Lampung-1 tersebut sudah melalui koordinasi yang matang dengan pihaknya. BRIN secara aktif terlibat dalam diskusi-diskusi yang membahas berbagai aspek krusial, termasuk di antaranya mengenai keamanan data operasional satelit serta aspek-aspek lainnya. Keterlibatan BRIN dalam pembahasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap prosedur yang berjalan tetap mengutamakan perlindungan terhadap data strategis milik Indonesia sebelum satelit tersebut resmi mengorbit.








