Sebanyak 995 pucuk senjata api ditemukan di dalam ruangan bawah tanah yang diduga bunker di lingkungan Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu (SIHI), Jakarta Selatan. Kendati temuan ini mengejutkan publik, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dilaporkan tetap beroperasi secara normal. Kehidupan sekolah berjalan seperti biasa tanpa adanya gangguan berarti pada kegiatan akademik harian para siswa.
Pantauan di lokasi pada Jumat pagi menunjukkan tidak adanya penjagaan ketat atau pengamanan khusus dari aparat kepolisian di lingkungan sekolah tersebut. Hanya tampak beberapa petugas keamanan sekolah (satpam) yang berjaga rutin di depan pintu gerbang. Selain menjaga keamanan, para satpam tersebut juga sibuk mengatur arus lalu lintas kendaraan yang keluar dan masuk mengantarkan siswa. Namun, pengawasan terhadap akses masuk diperketat; pihak satpam tidak mengizinkan orang luar atau pihak yang tidak berkepentingan untuk memasuki area sekolah, kecuali para siswa dan wali murid mereka.








