Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Satgas Pangan Tetapkan 39 Tersangka Mafia Beras, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Satgas Pangan Tetapkan 39 Tersangka Mafia Beras, Kerugian Capai Ratusan Triliun
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengambil langkah tegas dalam menindak dugaan penyimpangan di sektor perberasan nasional. Hingga saat ini, Satgas Pangan telah menetapkan sebanyak 39 orang sebagai tersangka yang berasal dari 38 kasus perkara berbeda terkait penyelewengan komoditas pokok tersebut. Pengumuman mengenai penetapan puluhan tersangka ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada hari Ahad. Langkah penertiban ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah dalam memberantas praktik mafia pangan yang selama ini sangat merugikan masyarakat luas.

Dalam keterangannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah melawan praktik perdagangan yang merugikan rakyat. Ia menyebutkan bahwa proses hukum terhadap para tersangka saat ini sedang berjalan secara intensif. Upaya pemberantasan mafia pangan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Prabowo Subianto
. Instruksi dari Kepala Negara tersebut bertujuan untuk memperbaiki sistem tata niaga pangan nasional, sekaligus melindungi hak-hak masyarakat agar bisa mendapatkan akses terhadap produk pangan yang bermutu dengan harga yang terjangkau.

Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi pemerintah, estimasi kerugian akibat dugaan penyimpangan ini mencapai angka yang sangat fantastis. Penyelewengan pada komoditas beras fortifikasi diperkirakan telah memicu kerugian bagi masyarakat hingga mencapai kisaran Rp71 triliun. Sementara itu, nilai kerugian akibat dugaan penyimpangan pada sektor beras premium ditaksir jauh lebih besar lagi, yakni mencapai sekitar Rp98 triliun. Angka kerugian yang menembus ratusan triliun rupiah ini menunjukkan betapa masifnya dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas mafia beras terhadap perekonomian publik.

Baca Juga

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor Mewah

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas dan mencegah terulangnya kasus serupa, pemerintah kini terus memperluas jangkauan pengawasan terhadap beras fortifikasi serta berbagai produk beras lainnya di pasaran. Langkah pengawasan ini diambil demi melindungi konsumen dari ancaman praktik perdagangan yang tidak sehat. Dalam pelaksanaannya, pemerintah tentu tidak bergerak sendiri. Koordinasi yang erat dan sinergis terus dilakukan bersama dengan Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan Polri, pemerintah daerah di berbagai wilayah, serta aparat penegak hukum terkait.

Sebagai bagian dari proses pengawasan dan penegakan hukum di lapangan, tim gabungan tersebut telah bergerak aktif mengumpulkan berbagai sampel produk beras dari sejumlah daerah di Indonesia. Sampel-sampel beras yang telah dikumpulkan kemudian dibawa untuk menjalani serangkaian pengujian secara ketat. Pengujian ini difokuskan pada beberapa aspek krusial, mulai dari pemeriksaan mutu beras, kandungan gizi di dalamnya, keabsahan atau legalitas produk, hingga penilaian terhadap kewajaran harga jual di pasar. Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan jaminan penuh bahwa beras yang mereka konsumsi sehari-hari benar-benar aman, bergizi, serta memiliki legalitas yang jelas.

Langkah tegas Kementerian Pertanian dan Satgas Pangan dalam memberantas mafia beras ini mendapatkan dukungan yang sangat luas dari berbagai elemen masyarakat, khususnya dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Hanif Caniago, menyatakan bahwa organisasinya siap untuk mengawal penuh setiap langkah yang diambil oleh pemerintah. Ia meyakini bahwa langkah berani ini semata-mata untuk membela kepentingan rakyat, dan pihaknya akan memastikan bahwa implementasi dari pemberantasan mafia ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Baca Juga

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan Hilang

Dukungan senada juga datang dari kalangan mahasiswa yang peduli terhadap sektor pertanian dan peternakan. Anggota Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia, Ida Rahayu, menilai bahwa langkah pemberantasan mafia beras fortifikasi merupakan hal yang sangat mendesak. Menurutnya, jika masalah ini tidak dituntaskan, dampak kerugiannya akan langsung dirasakan oleh para petani lokal dan masyarakat sebagai konsumen. Ia menegaskan kesiapan mahasiswa untuk bersinergi mendukung langkah pemerintah serta mengawal kebijakan yang berpihak kepada petani.

Sementara itu, Ketua IKA BEM Universitas Nasional, Tommy Suswanto, turut memberikan pandangannya terkait isu penyelewengan komoditas beras ini. Ia menegaskan bahwa upaya membersihkan sektor pangan dari praktik mafia tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah saja. Tommy menyatakan bahwa pemberantasan mafia pangan yang merugikan perekonomian bangsa pada dasarnya merupakan tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh seluruh elemen bangsa demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tangguh dan berkeadilan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKementerian Pertanianberas premiumBeras FortifikasiSatgas Panganmafia beras

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap