Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Warnai Kasus Temuan Ratusan Senjata

Uria KilaDiterbitkan 8 Agu 2026 - 11.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Warnai Kasus Temuan Ratusan Senjata
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kasus penemuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini memasuki babak baru. Penyelidikan atas penemuan mengejutkan ini diduga erat kaitannya dengan masalah sengketa yayasan yang sedang berlangsung di lembaga pendidikan tersebut. Perseteruan internal ini tidak hanya menarik perhatian aparat penegak hukum, tetapi juga menyingkap konflik hukum yang mendalam di antara pihak-pihak yang mengelola yayasan sekolah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, inti dari sengketa yayasan ini sebenarnya merupakan konflik yang terjadi di antara tiga orang pembina. Ketegangan semakin meningkat setelah kubu Ibu N mengambil alih kekuasaan fisik yayasan tersebut sejak bulan April 2026. Sejak pengambilalihan kekuasaan oleh kubu Ibu N, mantan Ketua Yayasan yang berinisial IWD dilaporkan sudah tidak bisa lagi memasuki area lingkungan sekolah. Selain menguasai fisik yayasan secara langsung, kubu Ibu N saat ini juga diketahui menggunakan rekening bank atas nama pribadi untuk operasional yayasan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Di tengah pusaran konflik internal tersebut, penemuan ratusan senjata di lingkungan sekolah kemudian terungkap. Hermawanto, yang bertindak sebagai kuasa hukum dari pihak sekolah, memaparkan bahwa penemuan tersebut terjadi pada tanggal 10 Juli dan 11 Juli. Dalam keterangannya, ia menyebutkan ada sebanyak 995 pucuk senjata yang ditemukan di dalam ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan ketua yayasan. Temuan tersebut tidak hanya terdiri dari senjata, tetapi di dalamnya juga mencakup senjata api, amunisi, serta beberapa aksesoris senjata yang lainnya.

Baca Juga

Menjelajahi Sejarah Kota Lama Semarang melalui Tur Sepeda

Menjelajahi Sejarah Kota Lama Semarang melalui Tur Sepeda

Menanggapi temuan tersebut, Alhadid Endar Putra selaku kuasa hukum dari mantan ketua yayasan, IWD, memberikan klarifikasi dan bantahan. Alhadid, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, memberikan penjelasan resmi mengenai kepemilikan senjata jenis airsoft gun yang ditemukan petugas. Ia mengklaim bahwa seluruh 995 pucuk airsoft gun yang ditemukan di lokasi tersebut adalah legal dan memiliki izin resmi. Menurut keterangannya, ratusan airsoft gun tersebut memang telah disimpan di sekolah sejak tahun 2020 untuk keperluan kegiatan ekstrakurikuler menembak. Kegiatan ekskul menembak ini sendiri didirikan di bawah pengawasan salah satu pembina yayasan yang berinisial S.

Mengenai keberadaan senjata api yang turut ditemukan di lokasi tersebut, Alhadid Endar Putra menegaskan bahwa senjata api tersebut bukan merupakan milik PT Lokta Karya Perbakin. Meski demikian, ia menyatakan bahwa mereka mengetahui dengan pasti siapa sosok pemilik dari senjata api tersebut dan menegaskan bahwa senjata api itu juga memiliki izin resmi. Selain memberikan penjelasan mengenai senjata, Alhadid juga membantah keras tuduhan kepemilikan barang ilegal lainnya yang ditemukan di sekolah, seperti narkoba serta cakram padat atau CD yang diduga berisi konten pornografi.

Baca Juga

ASDP Terapkan Sterilisasi Penuh di Enam Pelabuhan Utama

ASDP Terapkan Sterilisasi Penuh di Enam Pelabuhan Utama

Kasus temuan ratusan senjata ini kini telah resmi ditangani oleh pihak berwajib. Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan senjata tersebut, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026. Di sisi lain, perseteruan mengenai hak pengelolaan dan sengketa yayasan sekolah swasta tersebut masih terus berjalan dan saat ini sedang berada dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kasus Hukumjakarta selatanPenemuan SenjataSengketa Yayasan

Berita Terbaru Lainnya

Menjelajahi Sejarah Kota Lama Semarang melalui Tur SepedaASDP Terapkan Sterilisasi Penuh di Enam Pelabuhan UtamaPertamina Sertifikasi Penggerak Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi DesaKAI Lirik Proyek Trans Sumatra, Investor China dan Rusia Minati Trans KalimantanPolda Jabar Amankan Ribuan Pengedar Narkoba dan Pelaku Kejahatan JalananPolisi Ungkap Sosok DS Pemilik Senjata Api yang Ditemukan di Sekolah Jakarta SelatanRemaja 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Thailand, Polisi Ungkap Kronologi KejadianTaiwan Gelar Latihan Militer Terbesar Han Kuang Antisipasi Potensi Invasi China

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap