Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Taiwan Gelar Latihan Militer Terbesar Han Kuang Antisipasi Potensi Invasi China

Yolanda TobanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 10.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Taiwan Gelar Latihan Militer Terbesar Han Kuang Antisipasi Potensi Invasi China
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Taiwan secara resmi telah memulai pelaksanaan latihan militer tahunan terbesarnya yang bertajuk latihan Han Kuang pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Latihan tempur berskala besar ini dijadwalkan akan terus berlangsung selama satu pekan penuh hingga tanggal 14 Agustus 2026 mendatang. Penyelenggaraan latihan militer Han Kuang ini dirancang secara khusus sebagai bagian dari upaya penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan wilayah tersebut dalam menghadapi potensi ancaman invasi dari China. Melalui simulasi pertahanan berskala nasional ini, Taiwan berupaya menguji kesiapan seluruh elemen pertahannya secara menyeluruh serta memastikan kesiapan operasional pasukan di lapangan.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Selama periode pelaksanaan latihan yang berlangsung intensif tersebut, para prajurit militer aktif bersama dengan pasukan cadangan dikerahkan secara bersama-sama untuk mensimulasikan berbagai skenario pertempuran yang dinamis. Skenario simulasi pertempuran ini dirancang secara khusus untuk merespons potensi serangan militer yang mengancam pulau yang memiliki populasi penduduk sebanyak 23 juta jiwa tersebut. Guna memberikan gambaran medan tempur yang nyata, latihan berskala besar ini dilaksanakan di berbagai lokasi strategis penting, mulai dari jalanan kota, kawasan di sekitar jembatan Danjiang, hingga area vital di Bandara Internasional Taoyuan. Area-area tersebut dipilih untuk mensimulasikan skenario pertahanan di lokasi penting.

Baca Juga

Pertamina Sertifikasi Penggerak Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Desa

Pertamina Sertifikasi Penggerak Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Desa

Keterlibatan masyarakat luas juga menjadi salah satu fokus utama dalam agenda latihan Han Kuang kali ini. Selain personel militer profesional, warga sipil juga turut dilibatkan secara langsung dalam latihan ketahanan nasional, termasuk di dalamnya mengikuti simulasi penanganan serangan udara. Tidak hanya itu, sebagai bagian dari skenario latihan untuk menguji ketahanan komunikasi dan sistem informasi di wilayah tersebut, otoritas terkait juga memberlakukan kebijakan perlambatan sementara terhadap kecepatan koneksi internet seluler. Perlambatan kecepatan internet seluler ini berlangsung selama 30 menit di sejumlah wilayah tertentu selama latihan berjalan.

Dari sisi kesiapan persenjataan, Taiwan mengerahkan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern ke beberapa lokasi strategis di wilayahnya. Salah satu pertahanan udara yang dikerahkan adalah sistem rudal Sky Bow III yang ditempatkan di beberapa titik perkotaan. Sistem persenjataan Sky Bow III ini merupakan senjata pertahanan udara hasil produksi dalam negeri yang dirancang khusus untuk menjatuhkan rudal pesawat musuh. Selain itu, armada tempur darat seperti kendaraan lapis baja Leopard dan tank jenis M1A2T juga dikerahkan secara aktif. Dukungan dari sektor udara juga diperkuat dengan dioperasikannya helikopter angkut CH-47SD Chinook serta helikopter UH-60M Black Hawk selama latihan berlangsung.

Baca Juga

KAI Lirik Proyek Trans Sumatra, Investor China dan Rusia Minati Trans Kalimantan

KAI Lirik Proyek Trans Sumatra, Investor China dan Rusia Minati Trans Kalimantan

Di luar pelaksanaan latihan taktis di lapangan, Taiwan juga terus berkomitmen untuk memperkuat sistem pertahanan nasionalnya melalui kebijakan anggaran jangka panjang. Langkah ini diwujudkan dengan berupaya meningkatkan alokasi anggaran pertahanan negara serta memperkuat kemampuan tempur dalam perang asimetris, termasuk di antaranya mengoptimalkan penggunaan drone. Kendati demikian, langkah peningkatan kapasitas pertahanan ini masih menghadapi tantangan politik di dalam negeri. Pemerintah Taiwan dilaporkan masih berada dalam perselisihan dengan pihak oposisi politik mengenai besaran alokasi belanja militer yang akan digunakan untuk memperkuat pertahanan tersebut. Perbedaan pandangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi perumusan kebijakan belanja pertahanan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ChinaMiliterPertahananTaiwanHan Kuang

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Sertifikasi Penggerak Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi DesaKAI Lirik Proyek Trans Sumatra, Investor China dan Rusia Minati Trans KalimantanSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Warnai Kasus Temuan Ratusan SenjataPolda Jabar Amankan Ribuan Pengedar Narkoba dan Pelaku Kejahatan JalananPolisi Ungkap Sosok DS Pemilik Senjata Api yang Ditemukan di Sekolah Jakarta SelatanRemaja 14 Tahun Tembak Mati 8 Orang di Thailand, Polisi Ungkap Kronologi KejadianAliansi Pertahanan Baru Terbentuk, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Arab Saudi dan TurkiKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi Diperiksa

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap