Perkembangan industri aset keuangan digital di Indonesia saat ini membutuhkan koordinasi yang semakin erat dan solid antara regulator, penyelenggara infrastruktur, dan para pelaku usaha di sektor tersebut. Sinergi lintas pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem aset keuangan digital di tanah air. Kebutuhan koordinasi yang terpadu ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh ekosistem Central Finansial X (CFX), PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI), dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) di sela-sela perhelatan Coinfest Asia 2026 di Bali.
Dalam rangkaian agenda tersebut, ekosistem CFX menggelar sejumlah kegiatan strategis, mencakup CFX Seaside Mixer dan forum diskusi CFX Cryptalk Vol. 2.0. Pertemuan ini mempertemukan berbagai elemen pemangku kepentingan kunci di sektor keuangan digital, mulai dari unsur regulator, legislator, penyelenggara infrastruktur bursa, kliring, dan kustodian, pedagang aset keuangan digital (PAKD), penyedia teknologi, hingga kalangan investor institusi. Kehadiran berbagai pihak tersebut memberikan ruang untuk membangun komunikasi yang konstruktif antarpelaku industri.
Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Secara khusus, agenda CFX Cryptalk Vol. 2.0: Synergy for Integrity membedah sejumlah persoalan nyata yang tengah dihadapi oleh para pelaku industri. Fokus utama diskusi diarahkan pada bagaimana para pelaku usaha dapat menyesuaikan aktivitas bisnis mereka dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Forum ini menjadi sarana penting untuk menyelaraskan pemahaman mengenai kepatuhan operasional terhadap regulasi yang berlaku.
Direktur Utama CFX, Subani, menyatakan bahwa forum CFX Cryptalk yang kedua ini diselenggarakan sebagai ruang diskusi dua arah antara pihak CFX selaku penyelenggara infrastruktur dengan para anggota. Jalannya diskusi dalam forum tersebut turut disimak langsung oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) guna mendengarkan dinamika dan perkembangan di tingkat industri.
Kini Bukti Potong Pajak Pensiunan Dapat Diunduh Melalui TOS TASPEN untuk Kemudahan Lapor SPT

Lebih lanjut, Subani menegaskan bahwa CFX tidak hanya berfokus pada keandalan infrastruktur bursa, kliring, dan kustodian (BKK), tetapi juga secara konsisten mengemban mandat edukasi dan literasi untuk mengukuhkan posisi sebagai benchmark utama industri. Komitmen dan keterlibatan ekosistem ini juga diwujudkan melalui partisipasi aktif perwakilan CFX, KKI, dan ICC sebagai pembicara dalam panel diskusi Coinfest Asia 2026, yang membahas topik “Stablecoins in Asia: From Crypto Settlement to Real Corporate Payments” serta “Stablecoins, Settlement Models and Institutional Readiness”.






