Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Sains

Struktur Heksagon Sarang Lebah, Perpaduan Efisiensi Matematika dan Rekayasa Alami

Uria KilaDiterbitkan 3 Agu 2026 - 10.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Struktur Heksagon Sarang Lebah, Perpaduan Efisiensi Matematika dan Rekayasa Alami
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bentuk sarang lebah yang berupa jalinan segi enam atau heksagon telah memikat perhatian para pemikir sejak ribuan tahun lalu. Pengamatan terhadap perilaku lebah ini bahkan telah dicatat oleh filsuf Aristoteles pada era Yunani kuno, yang kemudian disusul oleh pengamatan Marcus Terentius Varro dari Romawi pada abad pertama sebelum Masehi. Ruang-ruang kecil di dalam sarang tersebut memiliki peran serbaguna dalam kehidupan koloni, yakni untuk menyimpan madu dan serbuk sari. Selain itu, ruang tersebut juga menjadi tempat bagi larva lebah untuk tumbuh dari fase telur hingga menjadi lebah dewasa yang siap bekerja untuk koloninya.

Dalam proses pembuatannya, lebah pekerja mengandalkan kelenjar lilin di bawah perut mereka yang menghasilkan kepingan lilin transparan. Kepingan ini kemudian dilembutkan menggunakan rahang dan cairan mulut sebelum ditempelkan ke dasar sarang. Menariknya, bentuk awal sel yang dibangun lebah sebenarnya tidak pernah langsung berupa segi enam, melainkan lebih menyerupai tabung atau silinder bundar. Untuk mempermudah pembentukan bahan, lebah menggetarkan otot terbangnya agar suhu di sekitar sarang meningkat cukup tinggi guna melunakkan lilin. Penelitian oleh Francesco Nazzi yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports pada tahun 2016 menunjukkan bahwa lebah tidak sekadar membiarkan gaya fisika bekerja secara pasif, tetapi mereka secara aktif menekan, menarik, serta menyesuaikan posisi setiap dinding sel baru.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Baca Juga

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Secara matematis, bentuk segi enam memberikan efisiensi paling optimal bagi lebah. Pemikiran mengenai efisiensi ruang ini sebelumnya pernah dibahas oleh Pappus dari Alexandria dalam buku kelima karyanya yang berjudul Mathematical Collection. Pembuktian matematisnya secara pasti baru dituntaskan berabad-abad kemudian oleh ahli geometri Thomas C. Hales melalui riset yang terbit dalam jurnal Discrete & Computational Geometry pada tahun 2001. Hales berhasil membuktikan teori Honeycomb Conjecture, yang menyatakan bahwa di antara berbagai pola yang mampu menutup bidang tanpa celah dengan luas sel yang sama, susunan segi enam membutuhkan total keliling yang paling pendek. Penghematan bahan ini sangat krusial, mengingat beberapa sumber memperkirakan bahwa koloni lebah harus mengonsumsi sekitar delapan pon madu hanya untuk menghasilkan satu pon lilin.

Arsitektur sarang lebah madu juga menunjukkan fleksibilitas rekayasa yang luar biasa. Sel-sel sarang dibangun pada dua sisi lembaran lilin yang saling membelakangi, di mana dasar sel pada satu sisi tersusun berhadapan persis dengan titik pertemuan dinding sel di sisi lainnya. Lebah madu membangun dua ukuran sel utama, yaitu sel kecil untuk larva pekerja dan sel yang lebih besar untuk larva pejantan. Riset tahun 2021 oleh Michael L. Smith dan tim dari Universitas Auburn yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mengungkapkan bahwa ketika lebah perlu menggabungkan dua ukuran sel yang berbeda tersebut, mereka membuat sel transisi berbentuk segi lima dan segi tujuh yang tersusun dalam pola lima-tujuh-lima. Variasi struktur ini juga sempat dibahas oleh Charles Darwin dalam On the Origin of Species (1861), di mana ia membandingkan lebah dari genus Melipona yang membuat sel cenderung bundar dengan lebah madu dari genus Apis yang membentuk sel heksagon.

Baca Juga

Menyikapi Pasangan Teman yang Kurang Disukai Akibat Perbedaan Kepribadian

Menyikapi Pasangan Teman yang Kurang Disukai Akibat Perbedaan Kepribadian

Proses pembangunan sarang yang begitu terstruktur ini ternyata berlangsung tanpa arahan terpusat. Penelitian yang dipublikasikan pada 24 Oktober 2018 di jurnal PLOS ONE membuktikan bahwa sarang lebah dibangun melalui mekanisme pengorganisasian mandiri tanpa adanya perintah dari ratu lebah. Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa peran lebah pekerja terbagi menjadi dua, yakni lebah penempel yang mengeluarkan dan menempelkan lilin (attachers) serta lebah penggali yang memotong atau merapikan lilin menggunakan rahangnya (excavators). Koordinasi massal ini bertumpu pada mekanisme stigmergy, yaitu sistem kerja di mana jejak yang ditinggalkan oleh pekerja sebelumnya menjadi panduan bagi pekerja berikutnya. Prinsip desain geometris alami ini pada akhirnya menginspirasi dunia rekayasa industri manusia, seperti pada pembuatan struktur honeycomb sandwich yang mampu menghasilkan material ringan namun memiliki kekakuan dan kekuatan mekanik yang tinggi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sarang LebahHeksagonBiologiGeometriPenelitian Sains

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap