Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanBusinessNationalBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Teknologi GPS Collar, Cara Kemenhut Pantau Gajah di Tengah Kebakaran Way Kambas

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 24 Agu 2026 - 01.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Teknologi GPS Collar, Cara Kemenhut Pantau Gajah di Tengah Kebakaran Way Kambas
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Menghadapi peristiwa kebakaran tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan dan pemadaman secara intensif di lapangan. Di tengah peristiwa ini, keselamatan kawanan gajah sumatera serta keberlangsungan habitat satwa liar di kawasan konservasi menjadi perhatian utama.

Kementerian Kehutanan memastikan tidak ada satwa gajah yang terdampak langsung oleh peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut. Pengawasan terhadap keberadaan dan kondisi kawanan gajah di TNWK dilakukan secara berkala dan terukur guna memastikan posisinya tetap aman dari jangkauan sebaran api.

Pemanfaatan GPS Collar untuk Mengetahui Posisi Satwa

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan, Dr. Ahmad Munawir, menjelaskan bahwa pemantauan terhadap kondisi dan pergerakan gajah di TNWK bertumpu pada alat GPS collar yang terpasang pada satwa liar tersebut. Melalui transmisi data periodik, tim pemantau dapat mengetahui pola pergerakan kelompok gajah secara langsung.

Berdasarkan pemantauan instrumen tersebut saat karhutla berlangsung, lokasi kobaran api berada di bagian selatan kawasan TNWK. Sementara itu, kelompok gajah yang dipasangi GPS collar terpantau berada di bagian utara kawasan. Keberadaan kelompok gajah di area utara tersebut membuat posisi mereka berada cukup jauh dan terhindar dari titik kebakaran.

Baca Juga

Banyuwangi Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Banyuwangi Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Penggunaan teknologi GPS collar dinilai sangat krusial dalam mendukung mitigasi kawasan konservasi, terutama karena luasan TNWK yang mencapai sekitar 125.000 hektare. Luas wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melaksanakan pemantauan dan pengawasan di lapangan secara menyeluruh.

Sebaran Titik Api dan Luas Area Terdampak di TNWK

Penanganan karhutla di TNWK dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Balai TNWK, jajaran TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Ahmad Munawir menuturkan bahwa api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB pada Sabtu malam. Pemantauan lanjutan yang dilakukan hingga sekitar pukul 23.00 WIB memastikan sudah tidak ada lagi titik api yang tersisa di lokasi tersebut.

Mengenai dampak kerusakan lahan, Ahmad menyampaikan bahwa luas area yang terbakar sementara ini diperkirakan mencapai sekitar 600 hektare. Meski demikian, luasan 600 hektare tersebut masih bersifat estimasi awal dan akan diverifikasi serta diukur kembali guna memastikan total luasan area yang terdampak secara akurat.

Baca Juga

Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Tidak Sehat

Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Tidak Sehat

Selain titik kebakaran utama, kebakaran juga terjadi di kawasan rawa gambut Resort Kuala Penet dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 673,4 hektare. Upaya pemadaman di Resort Kuala Penet melibatkan sekitar 250 personel gabungan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Penanganan Titik Baru dan Evaluasi Kondisi Satwa Liar

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, menyampaikan bahwa setelah mengendalikan titik api sebelumnya, personel gabungan langsung mengalihkan fokus penanganan. Pada Minggu (23/8/2026), tim gabungan bergeser ke lokasi kebakaran baru di Braja Luhur untuk melakukan pemadaman lanjutan di area tersebut.

Di samping operasi pengendalian api, pemantauan terhadap kondisi keanekaragaman hayati terus berjalan. Petugas di lapangan memastikan bahwa hingga kini belum ditemukan bangkai satwa liar, seperti ular, trenggiling, rusa, maupun jenis satwa lainnya di lokasi-lokasi yang terdampak kebakaran.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Banyuwangi Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatHeboh BYAN Mau Diakuisisi Haji Issam, Ini Penjelasan Lengkap ManajemenAda Bank di Bekasi Izinnya Baru Dicabut OJK, Ini NamanyaAdam Foroughi, Imigran Iran Berharta Rp197 T yang Sukses di ASPekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Tidak SehatHotspot Karhutla Kalsel Naik, Pasukan Darat dan Water Bombing DitambahPerluas Akses Keuangan PMI, BRI Luncurkan BRImo TaiwanTiba-Tiba Ada Kabar Genting di Jalur Pembelah Samudra Atlantik-Pasifik, Pembatasan Kuota Kapal di Terusan Panama

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiPendidikanBusinessNationalBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap