Pemerintah meningkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan seiring kembali melonjaknya temuan titik panas (hotspot). Langkah terpadu ini menggabungkan penguatan personel di darat serta penambahan armada helikopter untuk operasi pengeboman air (water bombing).
Berikut rangkuman pertanyaan dan jawaban penting seputar perkembangan situasi karhutla di Kalimantan Selatan serta langkah pengendalian yang sedang berjalan.
Berapa jumlah titik panas karhutla di Kalimantan Selatan saat ini?
Berdasarkan pantauan sistem Sipongi milik Kementerian Kehutanan (Kemenhut) pada Minggu (23/8) pukul 06.00 WITA, tercatat ada 44 titik panas di Kalimantan Selatan.
Angka ini menunjukkan peningkatan kembali setelah sempat mengalami penurunan drastis. Pada 21 Agustus, jumlah hotspot sempat mencapai 157 titik, lalu berkurang menjadi 11 titik pada 22 Agustus pukul 21.00 WIB, sebelum akhirnya kembali terdeteksi naik pada pemantauan Minggu pagi.
Polda Kaltim Tetapkan 3 Tersangka Karhutla di Kutai Kartanegara dan Berau, Ketentuan dan Konsekuensi Hukum Membuka Lahan

Wilayah mana saja di Kalimantan Selatan yang terpantau memiliki hotspot?
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa 44 titik panas yang terdeteksi pada Minggu pagi tersebar di empat daerah utama, yaitu:
- Kabupaten Banjar
- Kota Banjarbaru
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)
- Kabupaten Tapin
Siapa saja unsur yang terlibat dalam pemadaman karhutla Kalsel?
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas instansi. Unsur-unsur yang bergerak langsung di lapangan meliputi brigade pengendalian karhutla Kemenhut (Manggala Agni), jajaran TNI, Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kementerian Kehutanan memperkuat operasi ini dengan menambah pengerahan pasukan darat ke titik-titik rawan kebakaran guna mempercepat pemadaman langsung serta penyekatan api.
Teknologi GPS Collar, Cara Kemenhut Pantau Gajah di Tengah Kebakaran Way Kambas

Apa bentuk dukungan operasi udara yang dikerahkan BNPB?
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat pemadaman udara dengan menambah satu armada helikopter water bombing ke wilayah Kalimantan Selatan. Helikopter ini bertugas menjangkau titik-titik api yang sulit ditembus oleh regu pemadam darat.
Mengapa helikopter pemadam dialihkan dari Riau ke Kalimantan Selatan?
Satu unit helikopter tambahan tersebut didatangkan langsung dari Provinsi Riau. Menurut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, pergeseran unit ini diputuskan karena kondisi karhutla di Riau dinilai relatif lebih terkendali, sehingga armada udara dapat dialokasikan untuk mempercepat penanganan lonjakan titik api di Kalimantan Selatan.






