Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Terminal Hijau Bintang 2 Pertama di Dunia

Yolanda TobanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 07.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Terminal Hijau Bintang 2 Pertama di Dunia
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Terminal LPG Tanjung Sekong di Cilegon, Banten, resmi mengukir sejarah baru di sektor energi ramah lingkungan. Fasilitas yang dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET), yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS), sukses meraih Green Terminal Label Certification (GTLC) dengan predikat Bintang 2 dari Bureau Veritas (BV). Pencapaian ini menobatkan Terminal LPG Tanjung Sekong sebagai terminal LPG pertama di Indonesia sekaligus di dunia yang berhasil mengantongi sertifikasi bergengsi tersebut.

Prosesi penyerahan sertifikasi internasional ini diselenggarakan di Grand Ballroom PIS pada Rabu, 5 Agustus 2026. Keberhasilan meraih predikat Bintang 2 diperoleh setelah Terminal LPG Tanjung Sekong menjalani serangkaian tahapan evaluasi ketat selama beberapa bulan. Langkah sertifikasi diawali dengan acara kick-off pada 11 Februari 2026, yang kemudian diikuti dengan gap assessment, refreshment workshop, audit awal, hingga pelaksanaan audit final pada Juli 2026. Berdasarkan hasil audit akhir tersebut, Terminal LPG Tanjung Sekong mencatatkan skor sebesar 78,86 persen dari batas maksimal penilaian Bintang 3.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Pencapaian ini memiliki arti penting bagi ketahanan energi nasional mengingat posisi strategis Terminal LPG Tanjung Sekong. Terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan yang sangat besar, yakni mencapai 98.000 Metrik Ton (MT) atau setara dengan 196.000 Cubic Meter (CBM). Dengan kapasitas tersebut, terminal ini menyokong sekitar 35 persen hingga 40 persen dari total kebutuhan LPG nasional Indonesia. Selain itu, fasilitas dermaga atau jetty yang terintegrasi di terminal ini mampu melayani aktivitas sandar kapal tanker dengan kapasitas mulai dari 3.500 hingga 65.000 Deadweight Tonnage (DWT).

Baca Juga

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi Pendidikan

Dalam operasionalnya, program Terminal Hijau di Tanjung Sekong menerapkan integrasi energi terbarukan melalui pemanfaatan energi surya. Ke depan, Pertamina juga menyusun rencana untuk mengintegrasikan penggunaan hidrogen hijau (green hydrogen) dalam sistem operasional terminal. Pasokan hidrogen hijau tersebut rencananya akan didukung oleh fasilitas produksi berbasis panas bumi yang saat ini tengah dikembangkan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. di Ulubelu, Lampung. Fasilitas di Ulubelu ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 100 kilogram per hari dengan menggunakan teknologi elektrolisis Anion Exchange Membrane (AEM).

Langkah dekarbonisasi di Tanjung Sekong ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina dalam mendukung target pemerintah Indonesia mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengindikasikan bahwa keberhasilan ini akan menjadi cetak biru bagi fasilitas terminal lainnya. Pertamina menargetkan enam fasilitas terminalnya yang lain untuk bisa memperoleh Green Terminal Label di masa mendatang. Beberapa di antaranya meliputi Terminal LPG Tuban, Fuel Terminal Baubau, Fuel Terminal Kotabaru, serta Integrated Terminal Tanjung Uban.

Baca Juga

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Dewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan Maroko

Sertifikasi yang diserahkan langsung oleh Southeast Asia Industry Director Bureau Veritas, Joko Prakoso, menegaskan komitmen sektor industri energi nasional dalam mengadopsi standar operasional yang lebih bersih dan berkelanjutan. Dengan pengakuan internasional ini, pengelolaan Terminal LPG Tanjung Sekong diharapkan dapat terus menekan emisi karbon sekaligus menjadi pelopor transisi energi hijau pada fasilitas penyimpanan bahan bakar di tingkat global.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaTerminal LPG Tanjung SekongGreen TerminalSertifikasi HijauBureau VeritasHidrogen Hijau

Berita Terbaru Lainnya

Tantangan Mengubah Informasi Menjadi Keputusan Bisnis di Era Kecerdasan BuatanPrabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka, Uji Produk Inovasi dan Bahas Investasi PendidikanDewan Perdamaian Trump Rilis Kontrak Pertama di Gaza, Bangun Pangkalan Militer Pasukan MarokoLeeds United Resmi Rekrut James Trafford sebagai Kiper Inggris TermahalRekor Pertemuan Timnas Indonesia dan Singapura Jelang Laga Penentu Piala AFF 2026Temuan Dokter Forensik Terkait Luka Lebam pada Jasad Mantan Istri Polisi di MedanTemuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jakarta Selatan, Pengelola Sebut untuk Ekskul MenembakSiasat Pengendara Hindari Antrean Panjang di SPBU, Ubah Waktu Isi BBM hingga Beralih ke Nonsubsidi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap