Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Hukum

Tiga Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam Terbukti Polisi Aktif Polda Jabar

Wahyu SuryaniDiterbitkan 25 Jul 2026 - 20.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tiga Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam Terbukti Polisi Aktif Polda Jabar
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Sebuah insiden keributan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, membuka tabir tentang bagaimana relasi kuasa kerap disalahgunakan di jalanan. Kejadian yang melibatkan seorang petugas keamanan bernama Fiktor Harefa dengan para penumpang mobil mewah Toyota Alphard akhirnya terungkap. Tiga orang di dalam mobil tersebut ternyata merupakan anggota aktif Kepolisian Republik Indonesia yang berdinas di Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Kenyataan ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum Fiktor, Wira Harefa. Wira menjelaskan bahwa ketiga orang tersebut telah mengakui status mereka sebagai polisi aktif saat pemeriksaan berlangsung. Pasca-insiden tersebut mencuat ke publik, ketiganya langsung dijemput oleh pihak berwenang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan kini berada di bawah penjagaan ketat selama proses hukum berjalan.

Di balik seragam dan lencana yang seharusnya melindungi masyarakat, tindakan ketiga oknum ini justru menunjukkan arogansi yang intimidatif. Wira membeberkan bahwa kliennya mengalami tekanan mental yang luar biasa saat berada di pos polisi. Salah satu bentuk tindakan sewenang-wenang yang diakui oleh ketiga polisi tersebut adalah perintah agar Fiktor melakukan gerakan push-up di tempat.

Baca Juga

Ledakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka Bakar

Ledakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka Bakar

Perintah hukuman fisik tersebut dirasa sangat tidak manusiawi mengingat kondisi fisik Fiktor yang sedang tidak prima. Pada hari kejadian, Fiktor tengah menjalani masa pengobatan akibat cedera pada tangannya. Selain itu, petugas keamanan tersebut juga belum sempat menyantap makanan apa pun sejak pagi hingga siang hari, sehingga kondisi fisiknya sangat lemah untuk menerima tekanan fisik tambahan.

Ketakutan Fiktor tidak berhenti pada tekanan fisik saja. Ia bahkan sempat bersujud di hadapan ketiga oknum polisi tersebut untuk memohon maaf. Wira menegaskan tindakan bersujud itu sama sekali bukan karena Fiktor mengakui kesalahan dalam perselisihan tersebut. Langkah itu diambil murni karena rasa takut yang mendalam akan kehilangan mata pencahariannya sebagai satpam setelah mendapat ancaman pemecatan.

Baca Juga

Modus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke Tevi

Modus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke Tevi

Menurut penuturan kuasa hukumnya, para pelaku sempat mengancam akan melaporkan tindakan Fiktor kepada pihak manajemen tempatnya bekerja dengan tujuan agar ia diberhentikan. Bagi seorang pekerja kecil, ancaman kehilangan pekerjaan adalah mimpi buruk yang nyata, sehingga ia terpaksa mengesampingkan harga dirinya demi mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya.

Meskipun tidak ada tindakan pemukulan atau kekerasan fisik berat yang terjadi, Wira mengonfirmasi adanya kontak fisik berupa penarikan kerah baju. Ketika Fiktor hendak melangkah keluar dari pos polisi, salah satu dari ketiga oknum tersebut sempat mencengkeram dan menarik kerah bajunya. Kasus ini kini menjadi perhatian publik sebagai pengingat pentingnya reformasi moral dan pengawasan terhadap perilaku aparat di ruang publik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda JabarBundaran HIpolisisatpamalphard

Berita Terbaru Lainnya

Duo Maling Gagal Ditangkap Warga di Bogor, Sempat Kabur ke Semak-semakMantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal DuniaLedakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka BakarWN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg EmasDetik-detik Gas 3 Kg Meledak di Warteg Jakbar hingga Warga BerhamburanModus Live Streaming Pornografi di TikTok Terbongkar, Penonton Diarahkan ke TeviDireksi PT CNI Diperiksa dalam Kasus Korupsi NikelPolisi Sisir 3 Perairan Cari Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap