Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Trump Siapkan Investasi Rp 53,8 Triliun untuk Proyek Mineral Kritis dan Baterai Listrik

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Siapkan Investasi Rp 53,8 Triliun untuk Proyek Mineral Kritis dan Baterai Listrik
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump secara resmi mengumumkan rencana investasi besar-besaran untuk memperkuat sektor energi dan pertahanan dalam negeri. Dalam pengumuman tersebut, Trump menyatakan bahwa pemerintahannya bersiap untuk mengucurkan dana investasi sebesar US$ 3 miliar. Nilai investasi tersebut setara dengan Rp 53,8 triliun apabila dihitung dengan asumsi nilai kurs Rp 17.841 per dolar AS. Langkah strategis ini difokuskan sepenuhnya untuk mendanai berbagai proyek mineral kritis serta pengembangan teknologi baterai listrik di dalam negeri.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Keputusan alokasi pendanaan bernilai fantastis ini sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik global serta kebutuhan militer yang mendesak bagi Amerika Serikat. Selama perang di Iran yang telah berlangsung selama lima bulan, pasukan militer Amerika Serikat tercatat telah menghabiskan sejumlah besar rudal berpemandu presisi serta pencegat pertahanan udara. Akibat penggunaan persenjataan dalam volume besar tersebut, persediaan senjata milik militer Amerika Serikat kini menipis. Oleh karena itu, Gedung Putih sangat membutuhkan pasokan mineral kritis untuk mengisi kembali persediaan senjata mereka. Selain untuk kebutuhan militer, langkah strategis ini juga diambil demi mengurangi ketergantungan rantai pasokan Amerika Serikat terhadap Tiongkok.

Untuk merealisasikan rencana besar ini, sejumlah lembaga pemerintah ditunjuk untuk menyalurkan pendanaan ke berbagai sektor industri strategis. Salah satunya adalah Office of Strategic Capital (OSC) yang berada di bawah Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Lembaga ini memberikan pinjaman bersyarat dengan nilai yang sangat signifikan, yaitu sebesar US$ 1,4 miliard kepada Sila Nanotechnologies. Sila Nanotechnologies sendiri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan memproduksi komponen penting untuk baterai lithium-ion.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Tidak hanya kepada produsen baterai, Office of Strategic Capital (OSC) juga memperpanjang pinjaman bersyarat sebesar US$ 400 juta kepada Sunrise Energy Metals. Perusahaan ini memiliki peran penting sebagai penambang skandium yang dibutuhkan dalam berbagai aplikasi industri dan militer. Selain itu, OSC memberikan pinjaman bersyarat senilai US$ 150 juta kepada Niron Magnetics yang merupakan pengembang magnet. Di samping keterlibatan Departemen Pertahanan melalui OSC, Bank Ekspor-Impor Amerika Serikat juga turut mengambil peran dengan meminjamkan dana sebesar US$ 58 juta. Pinjaman dari lembaga keuangan ini akan disalurkan kepada tiga perusahaan strategis, yaitu Westwater Resources, Global Advanced Metals, dan 5E Advanced Materials.

Secara keseluruhan, investasi masif ini ditujukan sebagai bagian dari upaya terintegrasi untuk meningkatkan kapasitas produksi domestik di Amerika Serikat. Selain itu, langkah ini juga dirancang untuk memperkokoh keamanan nasional serta mendukung kebijakan industri nasional secara menyeluruh. Donald Trump secara terbuka menyampaikan visi dan tujuan utama di balik kebijakan pendanaan ini dengan menegaskan tekad negaranya. "Kita sedang merebut kembali tempat Amerika yang seharusnya sebagai negara adidaya mineral dunia," ungkap Trump dalam pernyataannya mengenai proyek strategis tersebut.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Lebih lanjut, Trump menambahkan bahwa keberadaan mineral kritis memiliki nilai yang sangat krusial bagi kedaulatan negara. Menurutnya, mineral kritis merupakan bahan baku utama dari kekuatan Amerika Serikat yang menggerakkan segala sesuatu, mulai dari sistem persenjataan canggih hingga kendaraan mobil. Oleh karena itu, Trump menegaskan komitmen pemerintahannya agar seluruh produk penting tersebut tidak lagi bergantung pada pasokan luar negeri. Ia menginginkan agar seluruh proses, mulai dari penambangan, pemurnian, hingga proses manufaktur produk-produk mineral kritis tersebut, dilakukan sepenuhnya di dalam wilayah Amerika Serikat.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatMineral Kritis

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026