Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Walhi, 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Konsesi Perusahaan

Uria KilaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Walhi, 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Konsesi Perusahaan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Sebanyak 70 persen titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang periode Januari hingga Juli berada di dalam kawasan konsesi perusahaan. Temuan ini diungkapkan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) berdasarkan hasil analisis pemetaan yang dilakukan sejak 1 Januari hingga 27 Juli 2026. Dalam pemetaan tersebut, teridentifikasi total 118.420 titik api di seluruh wilayah Indonesia dengan perkiraan luas indikatif areal karhutla mencapai 107.649 hektar.

Pulau Kalimantan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak oleh karhutla selama periode tersebut. Secara keseluruhan, pulau ini mencatat 34.262 titik api dengan luas indikatif kebakaran mencapai 33.837 hektar. Dari jumlah tersebut, Walhi menemukan bahwa sebanyak 25.524 titik api atau sekitar 74 persen di antaranya berada di dalam wilayah konsesi perusahaan. Secara lebih rinci, sebaran titik api di Kalimantan ini meliputi 10.739 titik di lahan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit, 7.880 titik di konsesi pertambangan, serta 6.905 titik di konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Provinsi Kalimantan Barat tercatat sebagai daerah dengan jumlah titik api tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 17.236 titik dengan luas indikatif karhutla sebesar 28.680 hektar. Tingginya intensitas kebakaran ini berdampak langsung pada penurunan kualitas lingkungan hidup. Kualitas udara di Kalimantan Barat beserta Palembang di Sumatra Selatan baru-baru ini dilaporkan masuk dalam kategori terburuk di Indonesia akibat paparan asap karhutla.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Kerusakan lingkungan akibat aktivitas konsesi ini juga disoroti oleh Koordinator Kampanye Nasional Walhi, Uli Arta Siagian. Ia menyatakan bahwa sekitar 80 persen ekosistem gambut di Indonesia saat ini telah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beban pemberian izin konsesi serta pembuatan kanal-kanal air atau kanalisasi. Di tengah situasi krisis lingkungan ini, kondisi pekerja di sektor informal yang rentan masih mendominasi struktur ketenagakerjaan dengan persentase mencapai 59,30 persen.

Guna menanggulangi ancaman karhutla yang terus meluas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiagakan total 28 unit helikopter. Armada udara ini terdiri dari 12 helikopter untuk patroli udara dan 16 helikopter khusus untuk operasi pemadaman air (water bombing). Di tingkat daerah, upaya pemadaman terus dioptimalkan, seperti penanganan kebakaran di Desa Sungai Tendang, Kotawaringin Barat, yang sempat meluas hingga mencapai 10 hektar. Sementara itu, tim gabungan pencegahan karhutla di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berhasil memadamkan kebakaran pada Minggu siang, 26 April.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Penegakan hukum dan langkah evaluasi perizinan kini mulai bergulir di berbagai daerah. Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus kebakaran yang terjadi di areal konsesi milik delapan perusahaan di Provinsi Kalimantan Selatan. Langkah tegas sebelumnya juga diambil oleh Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 perusahaan menyusul bencana banjir yang terjadi di Sumatra. Di tingkat kementerian, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meresmikan Sekretariat ACC THPC di Jakarta sebagai langkah penguatan koordinasi penanganan dampak lingkungan. Persoalan penegakan hukum ini juga menjadi perhatian dari akademisi, salah satunya Satria Unggul Wicaksana yang merupakan pakar hukum dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya). Langkah evaluasi menyeluruh terhadap konsesi perusahaan kini dinilai mendesak untuk mencegah bencana karhutla semakin parah, terlebih Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan puncak musim kemarau di wilayah DI Yogyakarta (DIY) akan terjadi pada Agustus 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKementerian Lingkungan Hidup

Berita Terbaru Lainnya

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga MojokertoSengketa Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan, Dugaan Utang Bank untuk Lapangan Padel hingga Temuan Ratusan Senjata

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026