Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kronologi Penemuan Senjata Api di Sekolah

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kronologi Penemuan Senjata Api di Sekolah
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pihak Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP) akhirnya membeberkan kronologi lengkap terkait penemuan barang-barang terlarang di lingkungan sekolah mereka yang berlokasi di Jakarta Selatan. Kasus ini menjadi sorotan setelah adanya penemuan senjata api, narkoba, hingga rekaman video pornografi di dalam ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan ketua yayasan tersebut.

Kuasa Hukum YHI-PP, Hermawanto, mengungkapkan bahwa rangkaian penemuan ini berawal dari upaya penataan aset yang dilakukan oleh pengurus baru. Penemuan pertama kali terjadi pada tanggal 10 Juli 2026. Menurut penjelasan Hermawanto, kunci dari ruangan yang menjadi lokasi penemuan awal tersebut selama ini dibawa dan dikuasai oleh mantan ketua yayasan berinisial IWD beserta rekan-rekannya.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam kesempatan tersebut, Hermawanto membantah keras narasi yang berkembang bahwa IWD tidak memiliki akses ke ruangan itu karena sudah dikuasai oleh pengelola yayasan yang baru. Kenyataannya, pengelola baru YHI-PP telah melayangkan surat permohonan resmi sebanyak tiga kali kepada pihak IWD agar bersedia membuka ruangan tersebut. Surat ketiga yang dikirimkan bahkan memberikan tenggat waktu yang tegas, yakni hingga tanggal 10 Juli 2026. Di dalam surat itu dinyatakan bahwa jika pihak IWD tetap tidak bersedia membuka, maka pihak yayasan yang akan membukanya secara paksa. Menanggapi peringatan tersebut, ruangan itu akhirnya dibuka pada tanggal 10 Juli 2026 oleh salah satu staf dari IWD sendiri.

Baca Juga

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Panen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El Nino

Proses pemeriksaan ruangan terus berlanjut hingga ditemukan senjata api di salah satu ruangan pada tanggal 5 Agustus 2026. Akibat penemuan ini, aparat kepolisian telah turun tangan untuk melakukan sterilisasi area. Saat ini, terdapat dua ruangan di sekolah tersebut yang dipasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, satu ruangan lainnya yang merupakan ruang bagian keuangan tetap terkunci namun tidak dipasangi garis polisi. Ruangan keuangan ini dapat dilihat dari luar melalui kaca dan hanya tampak berisi tumpukan data serta buku-buku. Pihak yayasan juga mengonfirmasi bahwa dokumen-dokumen operasional sekolah saat ini masih berada di bawah penguasaan IWD.

Di sisi lain, pihak kuasa hukum YHI-PP juga memaparkan latar belakang IWD di dalam struktur yayasan untuk meluruskan status kepemilikan. Hermawanto menegaskan bahwa IWD bukan merupakan pendiri yayasan, bukan anak dari pendiri, dan juga bukan cucu dari pendiri YHI-PP. IWD tercatat baru bergabung dengan YHI-PP pada tanggal 30 September 2008. Selain itu, IWD memiliki rekam jejak hukum di mana Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 432 K/Pid/2014 telah menyatakan dirinya bersalah dalam kasus menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik.

Baca Juga

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

BP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program Streamlining

Selama aktif di yayasan, IWD juga membawa anggota keluarganya untuk masuk ke dalam jajaran kepengurusan YHI-PP. Ia mengusulkan istrinya, SSA, untuk menjabat sebagai anggota pengawas, sedangkan kakaknya yang berinisial APK dimasukkan sebagai anggota pembina. Posisi keluarga ini kemudian mengalami perubahan pada tahun 2022, di mana SSA yang semula menjabat sebagai anggota pengawas diangkat menjadi anggota pembina yayasan. Kasus penemuan senjata api dan barang terlarang ini kini tengah ditangani oleh pihak berwenang seiring dengan bergulirnya konflik kepengurusan tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

jakarta selatanPenemuan Senjata Api

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan dan Kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry WarjiyoPanen Kelapa Sawit di Sumatra dan Kalimantan Terganggu Kelangkaan Bahan Bakar dan El NinoBP BUMN dan Danantara Pangkas 652 Perusahaan BUMN Melalui Program StreamliningKebakaran Hanguskan 96 Kios di Pasar Jagong Jeget Aceh TengahProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanKebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Publik Diminta Tunggu Hasil Investigasi Resmi KNKTBrimob Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kebakaran Gudang di Kosambi TangerangPenemuan Kuburan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026