Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan sekitar 170 pendaki yang berada di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, dievakuasi menyusul kemunculan titik api di Blok Ranu Kembang. Seluruh pendaki dilaporkan dalam kondisi aman saat proses penurunan berlangsung.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengonfirmasi pada Kamis (27/8) bahwa rombongan pendaki bergerak turun dengan pendampingan ketat dari Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST). Sebelum diarahkan turun, para pengunjung tersebut sempat berkemah di kawasan Ranu Kumbolo, satu-satunya area perkemahan resmi di Gunung Semeru.
65 Orang Ditangkap Jelang Demo Hari Ini, Polisi Sebut Anarko

Guna mengantisipasi potensi kendala di sepanjang rute perjalanan, tim pemandu bersama petugas TNBTS yang bersiaga di Ranu Pani telah dikerahkan bergerak naik ke jalur pendakian untuk menjemput dan memastikan kelancaran evakuasi.
Penutupan Total Akses Pendakian
Kebakaran hutan yang terdeteksi di sekitar jalur pendakian membuat Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup total seluruh akses menuju Gunung Semeru sejak Rabu. Keputusan resmi ini dituangkan dalam Surat Pengumuman Nomor PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026.
Menkopolkam Sebut Sejumlah Orang Ditangkap Jelang Demo di DPR

Penutupan diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Langkah penghentian aktivitas wisata pendakian ini diprioritaskan demi keselamatan pengunjung serta mendukung kelancaran tim di lapangan dalam mengendalikan kebakaran hutan.






