Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Brasil kini berada dalam ketegangan baru setelah pemerintah AS mengambil langkah tegas mencabut visa Duta Besar Brasil untuk Washington, Maria Luiza Ribeiro Viotti. Keputusan ini diambil menyusul penolakan pemerintah Brasil untuk memberikan visa kepada dua pejabat Departemen Luar Negeri AS yang berencana mengunjungi negara tersebut pada bulan lalu. Langkah saling balas ini menandai babak baru perselisihan kedua negara yang berakar pada isu integritas pemilihan umum domestik.
Perselisihan bermula dari rencana kunjungan dua pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, Riley M. Barnes dan Samuel Samson, pada akhir Juli. Kunjungan itu diagendakan untuk membahas kebebasan berekspresi, beragama, serta integritas pemilu di Brasil. Dalam jadwalnya, Barnes dan Samson berencana menemui kandidat sayap kanan Fl谩vio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro. Rencana pertemuan inilah yang kemudian memicu keberatan keras dari pihak pemerintah Brasil.








