Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Amerika Serikat Cabut Visa Duta Besar Brasil Buntut Perselisihan Rencana Kunjungan Pemilu

Uria KilaDiterbitkan 5 Agu 2026 - 17.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Amerika Serikat Cabut Visa Duta Besar Brasil Buntut Perselisihan Rencana Kunjungan Pemilu
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Brasil kini berada dalam ketegangan baru setelah pemerintah AS mengambil langkah tegas mencabut visa Duta Besar Brasil untuk Washington, Maria Luiza Ribeiro Viotti. Keputusan ini diambil menyusul penolakan pemerintah Brasil untuk memberikan visa kepada dua pejabat Departemen Luar Negeri AS yang berencana mengunjungi negara tersebut pada bulan lalu. Langkah saling balas ini menandai babak baru perselisihan kedua negara yang berakar pada isu integritas pemilihan umum domestik.

Perselisihan bermula dari rencana kunjungan dua pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, Riley M. Barnes dan Samuel Samson, pada akhir Juli. Kunjungan itu diagendakan untuk membahas kebebasan berekspresi, beragama, serta integritas pemilu di Brasil. Dalam jadwalnya, Barnes dan Samson berencana menemui kandidat sayap kanan Fl谩vio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro. Rencana pertemuan inilah yang kemudian memicu keberatan keras dari pihak pemerintah Brasil.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kekhawatiran pemerintah Brasil didasari oleh sikap Fl谩vio Bolsonaro yang sebelumnya sempat mempertanyakan keandalan mesin pemungutan suara elektronik di hadapan para diplomat. Meskipun klaim tersebut telah ditolak secara resmi oleh Mahkamah Agung Pemilu Brasil, pemerintah khawatir kedatangan delegasi AS justru akan kembali memicu keraguan tanpa dasar terhadap sistem pemungutan suara mereka. Presiden Brasil Luiz In谩cio Lula da Silva secara terbuka menuduh para pejabat AS tersebut berniat mencampuri pemilu di negaranya. Pihak Kepresidenan Republik Brasil juga menilai rencana kunjungan itu sebagai upaya intervensi yang tidak dapat diterima.

Baca Juga

IDI Nilai Perilaku Nirempati Tenaga Kesehatan di Media Sosial Dipicu Kelelahan Emosional

IDI Nilai Perilaku Nirempati Tenaga Kesehatan di Media Sosial Dipicu Kelelahan Emosional

Tuduhan intervensi tersebut langsung dibantah oleh pihak AS yang menyebutnya sebagai klaim tidak berdasar. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menjelaskan bahwa pencabutan visa terhadap Duta Besar Viotti merupakan sebuah tindakan balasan. Menurut keterangannya, pihak AS telah berkomunikasi secara intensif dengan pemerintah Brasil selama berminggu-minggu guna menyelesaikan masalah ini, namun Brasil dinilai terus menunda dan mengaburkan persoalan. Meski demikian, seorang pejabat AS mengklarifikasi bahwa keputusan pencabutan visa tidak berarti Dubes Viotti diusir dari wilayah AS, dan opsi diplomatik tambahan tetap ada di atas meja.

Reaksi keras juga datang dari Kepresidenan Republik Brasil yang menyatakan kepada BBC bahwa alasan AS melakukan pencabutan visa tersebut adalah palsu. Di sisi lain, ketegangan ini turut berimbas pada proses diplomatik lainnya. Pemerintah Brasil hingga saat ini belum memberikan persetujuan terhadap Daniel Perez, calon Duta Besar AS untuk Brasil yang ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump. Terkait hal ini, pemerintah Brasil menegaskan kepada BBC bahwa mereka mematuhi hukum internasional dan permohonan untuk Perez masih dalam proses peninjauan.

Baca Juga

Dampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air Bersih

Dampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air Bersih

Ketegangan dengan AS menambah daftar dinamika politik luar negeri yang tengah dihadapi pemerintahan Lula da Silva. Sebelumnya, Brasil sempat memanggil pulang duta besarnya serta memanggil Duta Besar Argentina usai Presiden Argentina Javier Milei menyebut Presiden Lula da Silva sebagai pencuri. Di tengah situasi yang memanas ini, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Lula da Silva untuk membahas sengketa tarif dagang serta masalah intervensi dalam kasus hukum mantan Presiden Jair Bolsonaro. Jair Bolsonaro sendiri diketahui baru saja dipindahkan ke unit tahanan khusus dengan fasilitas dapur pribadi dan kasur dobel atas perintah hakim.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatDiplomasiBrasilPemilu Brasil

Berita Terbaru Lainnya

IDI Nilai Perilaku Nirempati Tenaga Kesehatan di Media Sosial Dipicu Kelelahan EmosionalDampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air BersihRekomendasi dan Spesifikasi Motor Trail untuk Pengendara Pemula pada 2026Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Barat dan Kendala Lahan yang Dihadapi47 Pemain Timnas U18 Putri Bersiap Hadapi Srikandi Merdeka Cup 2026Gubernur Kalimantan Utara Promosikan Hilirisasi dan Energi Hijau di Apindo Expo 2026SpaceX Targetkan Tangkap Roket Ship pada Uji Coba Penerbangan Ke-14 Starship Akhir AgustusPolisi Geledah Kantor Pusat Starbucks Korea Terkait Kontroversi Promosi Tank Day

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap