Bagaimana cara warga di pelosok Sumatera Selatan mendapatkan air bersih ketika sumur-sumur mereka mengering akibat kemarau panjang? Jawabannya adalah dengan menempuh perjalanan hingga lima kilometer atau terpaksa memanfaatkan air sungai yang keruh. Kombinasi musim kemarau dan fenomena El Nino tahun ini mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Selatan, yang tidak hanya mengancam sektor pertanian dengan risiko gagal panen tetapi juga memicu krisis air bersih.
Kondisi sulit ini salah satunya melanda warga di Kecamatan Dempo Selatan dan Dempo Tengah, Kota Pagaralam. Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga di kedua kecamatan tersebut harus menempuh perjalanan sejauh lima kilometer demi menjangkau sumber air yang masih mengalir. Saat ini, tumpuan warga hanya tersisa pada aliran Sungai Lematang dan beberapa mata air umum yang masih dapat diakses.








