Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Dampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air Bersih

Togar SiregarDiterbitkan 5 Agu 2026 - 18.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air Bersih
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bagaimana cara warga di pelosok Sumatera Selatan mendapatkan air bersih ketika sumur-sumur mereka mengering akibat kemarau panjang? Jawabannya adalah dengan menempuh perjalanan hingga lima kilometer atau terpaksa memanfaatkan air sungai yang keruh. Kombinasi musim kemarau dan fenomena El Nino tahun ini mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Selatan, yang tidak hanya mengancam sektor pertanian dengan risiko gagal panen tetapi juga memicu krisis air bersih.

Kondisi sulit ini salah satunya melanda warga di Kecamatan Dempo Selatan dan Dempo Tengah, Kota Pagaralam. Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga di kedua kecamatan tersebut harus menempuh perjalanan sejauh lima kilometer demi menjangkau sumber air yang masih mengalir. Saat ini, tumpuan warga hanya tersisa pada aliran Sungai Lematang dan beberapa mata air umum yang masih dapat diakses.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Marpangi, warga berusia 54 tahun asal Tanah Pilih, Dempo Selatan, menuturkan perjuangannya pada Senin (3/8/2026). Ia mengungkapkan bahwa Sungai Lematang kini menjadi satu-satunya andalan warga setempat untuk mengambil air setiap hari, meskipun jaraknya mencapai lima kilometer dari kampung mereka. Ironisnya, infrastruktur pipa PDAM sebenarnya sudah terpasang sejak belasan tahun lalu di wilayah tetangga seperti Dusun Darang Dalo, Dempo Tengah. Namun, menurut warga setempat bernama Zuhairi (55), layanan air bersih tersebut sama sekali belum pernah mengalir hingga saat ini.

Baca Juga

Kubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Terpisah

Kubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Terpisah

Kesulitan serupa juga dialami oleh warga di Kecamatan Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara). Akibat sumur-sumur yang mengering total, warga terpaksa menggunakan air sungai yang dangkal dan keruh untuk kebutuhan sehari-hari. Mugiono (55), warga Desa Embacang Baru Ilir, mengaku tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan air sungai tersebut meskipun kondisinya keruh akibat debit air yang menyusut drastis.

Menyikapi krisis ini, Pemerintah Kota Pagaralam mulai menyalurkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki berkapasitas 16 ton ke titik-titik yang paling terdampak. Wali Kota Pagaralam, Ludi Oliansyah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan penanganan darurat, sementara untuk program jangka panjang pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliyar guna membangun dan merehabilitasi fasilitas pengolahan air minum di Dusun Bandar. Di tingkat provinsi, Sekretaris Daerah Sumsel Edward Chandra mengakui bahwa program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Karang Jaya belum sepenuhnya menjangkau seluruh desa.

Baca Juga

Kemenkes Sayangkan Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan terhadap Pasien BPJS Yurizal

Kemenkes Sayangkan Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan terhadap Pasien BPJS Yurizal

Menurut penjelasan Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, seluruh wilayah Sumatera Selatan kini telah berstatus mengalami kekeringan meteorologis akibat minimnya curah hujan. Wilayah Lahat dan Ogan Ilir bagian barat bahkan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) selama 40 hari berturut-turut, yang menyebabkan menyusutnya sumber air. Fenomena El Nino saat ini telah aktif pada kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi sangat kuat. Puncak musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung pada Agustus hingga September 2026 dan diperkirakan bertahan hingga pertengahan Oktober 2026. Meski sempat turun hujan pada Juli 2026, akumulasi curah hujan tercatat tetap di bawah normal. Kendati demikian, BMKG memprediksi tingkat kekeringan kali ini tidak akan se-ekstrem dampak El Nino yang terjadi pada tahun 1997 dan 2015 lalu.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

El NinokekeringanSumatera SelatanKrisis Air Bersih

Berita Terbaru Lainnya

Gol Sundulan Yuran Fernandes Antar Persebaya Surabaya ke Final Piala Presiden 2026Kubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan TerpisahKemenkes Sayangkan Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan terhadap Pasien BPJS YurizalDPRD Kota Bandung Usulkan Raperda Baru untuk Perkuat Administrasi Kependudukan di Era DigitalIDI Nilai Perilaku Nirempati Tenaga Kesehatan di Media Sosial Dipicu Kelelahan EmosionalRekomendasi dan Spesifikasi Motor Trail untuk Pengendara Pemula pada 2026Rencana Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Barat dan Kendala Lahan yang Dihadapi47 Pemain Timnas U18 Putri Bersiap Hadapi Srikandi Merdeka Cup 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap