Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Kemenkes Sayangkan Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan terhadap Pasien BPJS Yurizal

Uria KilaDiterbitkan 5 Agu 2026 - 19.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenkes Sayangkan Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan terhadap Pasien BPJS Yurizal
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) secara resmi menyatakan penyesalannya atas komentar-komentar yang dinilai nirempati dari sejumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan. Komentar-komentar tersebut ditujukan kepada seorang pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal serta pihak keluarganya. Sikap Kemenkes ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman, saat dihubungi oleh media Liputan6.com pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Aji sangat menyayangkan adanya respons yang terkesan tidak berempati dari para nakes terhadap keluhan yang disampaikan oleh pasien tersebut di media sosial.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Sebelum kasus ini menjadi viral dan menuai sorotan tajam, Yurizal sempat membagikan pengalaman pahitnya saat menjalani perawatan medis. Yurizal merupakan seorang pasien BPJS di RSUD Sardjito Yogyakarta. Melalui sebuah unggahan di media sosial, ia mengeluhkan kondisi pelayanan yang diterimanya, di mana ia harus menunggu selama berjam-jam tanpa kepastian. Secara spesifik, Yurizal menuliskan kalimat: "Delapan jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs." Unggahan inilah yang kemudian memicu berbagai respons di jagat maya, termasuk komentar-komentar negatif dari oknum yang diduga bekerja di sektor kesehatan.

Kisah Yurizal ini berakhir dengan kabar duka. Pasien BPJS tersebut dilaporkan telah meninggal dunia. Kabar duka mengenai meninggalnya Yurizal pertama kali diumumkan oleh sepupunya yang bernama Hilda Aprianti. Melalui sebuah unggahan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, Hilda mengabarkan kepada publik mengenai kepergian kerabatnya tersebut. Berdasarkan keterangan tertulis dari Hilda Aprianti, Yurizal telah mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 31 Juli. Kabar kematian ini membuat komentar-komentar miring yang sebelumnya dilayangkan oleh oknum tenaga kesehatan menjadi semakin disorot dan dikecam oleh masyarakat luas.

Baca Juga

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Proses Pendanaan IDA22

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Proses Pendanaan IDA22

Tanggapan yang kurang berempati dari para oknum tenaga kesehatan tersebut terlihat jelas dalam kolom komentar unggahan almarhum Yurizal. Salah satunya datang dari akun dengan nama pengguna @erudarahaadini, yang diduga kuat merupakan seorang tenaga kesehatan. Akun tersebut menuliskan komentar sinis: "PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven鈥檛 kah? haven鈥檛 some brain cells." Selain itu, ada pula akun @nandafadyla_ yang melayangkan komentar singkat namun sangat kritis dan dinilai kasar dengan menuliskan kalimat, "Bacot nih pasien."

Komentar nirempati lainnya juga datang dari akun @bennychrstn yang menyinggung soal pemindahan ke ruang jenazah. Akun tersebut menuliskan, "Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? ... Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini." Setelah ditelusuri lebih lanjut oleh warganet, pemilik akun @bennychrstn tersebut diduga kuat merupakan seorang alumnus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Di samping itu, ada pula komentar dari akun @1amdika yang menyebutkan bahwa pasien akan mendapatkan penanganan yang lebih cepat jika mengalami serangan jantung agar bisa langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Juga

IHSG Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.338 pada Pembukaan Perdagangan Rabu

IHSG Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.338 pada Pembukaan Perdagangan Rabu

Menanggapi fenomena tersebut, Kemenkes menegaskan pentingnya etika profesi dalam pelayanan kesehatan. Aji Muhawarman menyatakan bahwa empati serta komunikasi yang baik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme para tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas mereka. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya dugaan pelanggaran etik atau disiplin profesi yang dilakukan oleh nakes. Aduan atau laporan tersebut dapat disampaikan secara resmi melalui mekanisme pengaduan yang ada di Konsil Kesehatan Indonesia (KKI).

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemenkesTenaga KesehatanBPJSYurizalRSUD Sardjito

Berita Terbaru Lainnya

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Proses Pendanaan IDA22IHSG Dibuka Menguat 0,30% ke Level 6.338 pada Pembukaan Perdagangan RabuHarga Minyak Mentah Anjlok Lebih dari 5 Persen, CPO dan Logam Industri MenguatGol Sundulan Yuran Fernandes Antar Persebaya Surabaya ke Final Piala Presiden 2026Kubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan TerpisahDPRD Kota Bandung Usulkan Raperda Baru untuk Perkuat Administrasi Kependudukan di Era DigitalIDI Nilai Perilaku Nirempati Tenaga Kesehatan di Media Sosial Dipicu Kelelahan EmosionalDampak El Nino, Warga di Sumatera Selatan Tempuh 5 Kilometer demi Air Bersih

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap