Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meraih penghargaan dalam ajang detikSumatera Awards 2026. Politisi dari Fraksi Gerindra tersebut dinobatkan sebagai tokoh akselerator kemajuan untuk kategori Percepatan Pembangunan Sumatera Barat atas kontribusinya dalam mendorong berbagai proyek pembangunan strategis di daerah pemilihannya.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama detikcom Abdul Aziz kepada Andre Rosiade. Prosesi penyerahan berlangsung di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta pada Jumat (28/8/2026). Perhelatan detikSumatera Awards 2026 ini digagas bersama oleh detikSumut dan detikSumbagsel sebagai kanal regional detikcom untuk wilayah Pulau Sumatera, serta disiarkan secara langsung melalui platform resmi detikcom.
Pengawalan Proyek Strategis dan Konektivitas Wilayah
Penghargaan ini diberikan berkat peran aktif Andre Rosiade dalam memperjuangkan sejumlah agenda pembangunan penting di Sumatera Barat. Salah satu program utama yang didorong olehnya adalah proyek pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dengan alokasi anggaran mencapai sekitar Rp2,79 triliun guna menunjang kelancaran dan keselamatan jalur transportasi logistik.
Kereta Jadi Pilihan Buntut Banyak Penerbangan Dibatalkan

Selain proyek jalur Sitinjau Lauik, Andre juga berkontribusi nyata dalam pembangunan kembali Gedung Pasar Raya Padang Fase VII. Pusat perbelanjaan masyarakat ini sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Kota Padang pada 2009 silam.
Langkah percepatan pembangunan fisik di Sumatera Barat turut tercermin dari data Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Dalam paparan yang disampaikan pada Juli 2026, BPJN mencatat anggaran pembangunan jalan dan jembatan di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp1,9 triliun untuk alokasi periode 2025–2026.
Momen Komisi XII DPR Usir Perwakilan Jababeka di Rapat

Bukti konkret pengawalan aspirasi daerah juga tampak dari tuntasnya pembangunan tiga jembatan gantung di wilayah Pesisir Selatan pada 2026. Sementara di sektor telekomunikasi dan informasi, peresmian Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Talaok, Kabupaten Solok, berhasil membuka akses jaringan komunikasi bagi masyarakat setempat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan sinyal.






