Penutupan sementara operasional empat bandara utama akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau memicu pembatalan sejumlah penerbangan di kawasan Jawa dan sekitarnya. Situasi ini mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi kereta api untuk melanjutkan mobilitas antarwilayah.
Erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat terjadi pada Minggu (6/9) pukul 20.23 WIB. Berdasarkan keterangan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria, abu vulkanik terpantau menyebar ke lima provinsi, mencakup Banten, sebagian wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, hingga Bengkulu. Pemantauan pergerakan abu vulkanik tersebut mengacu pada gabungan informasi erupsi dan Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) dari PVMBG melalui Magma Indonesia, data VAAC Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9 milik BMKG.
Imbas dari sebaran material vulkanik tersebut, empat bandara menghentikan operasional sementara hingga Senin (7/9) pukul 08.59 WIB. Keempat fasilitas penerbangan yang ditutup meliputi Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Radin Inten II di Lampung, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung.
Momen Komisi XII DPR Usir Perwakilan Jababeka di Rapat

KAI Tambah Perjalanan dan Kapasitas Gerbong
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang terdampak pembatalan jadwal terbang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan langkah penyesuaian layanan dengan mengoperasikan tiga rangkaian kereta api tambahan serta menambah kapasitas tempat duduk pada perjalanan reguler.
Tiga kereta api tambahan yang disiapkan menuju Jakarta meliputi: - KA Tambahan relasi Yogyakarta–Gambir, keberangkatan Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB. - KA Tambahan relasi Malang–Gambir, keberangkatan Stasiun Malang pukul 20.15 WIB. - KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir, keberangkatan Stasiun Semarang Tawang pukul 20.15 WIB.
Selain jadwal perjalanan tambahan, KAI meningkatkan kapasitas angkut pada dua layanan reguler rute Jawa Timur menuju Jakarta, yakni KA Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir dan KA Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi–Pasar Senen.
5 Fakta Penjambret Wanita India di Menteng Kini Jadi Tersangka

Penumpang Atur Ulang Rute Perjalanan
Peralihan moda darat ini dimanfaatkan langsung oleh calon penumpang pesawat yang jadwal keberangkatannya terganggu. Salah seorang penumpang terdampak di Bandara Soekarno-Hatta, Nanik Nirmala, memutuskan menempuh perjalanan menggunakan kereta api menuju Surabaya sebagai rute alternatif sebelum menyambung penerbangan lanjutan menuju Sulawesi Tenggara.
Seiring dengan potensi dampak debu vulkanik di sejumlah titik perlintasan, KAI mengimbau para penumpang untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di stasiun dan kereta. Penggunaan masker disarankan, khususnya bagi penumpang yang memiliki tingkat kepekaan tinggi terhadap paparan debu atau penurunan kualitas udara di kawasan terdampak erupsi.






