Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNewsPopuler
Beranda/Nasional

Antisipasi Karhutla, Polres Purwakarta Siram Puluhan Hektare Lahan Kering

Rimba NainggolanDiterbitkan 13 Agu 2026 - 02.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Antisipasi Karhutla, Polres Purwakarta Siram Puluhan Hektare Lahan Kering
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Polres Purwakarta mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan penyiraman di puluhan hektare lahan kering. Kegiatan penyiraman ini dilaksanakan di kawasan Kampung Tabrik, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, pada hari Rabu (12/8/2026). Upaya ini dilakukan sebagai langkah nyata kepolisian setempat untuk meminimalkan risiko kebakaran yang kerap mengancam wilayah tersebut saat memasuki musim kemarau.

Lahan kering yang menjadi sasaran penyiraman oleh jajaran Polres Purwakarta tersebut diketahui dalam kondisi dipenuhi oleh rumput ilalang serta pepohonan yang sudah mulai mengering. Kondisi vegetasi yang mengering seperti ini dinilai sangat rentan dan dapat memicu terjadinya kebakaran jika terkena percikan api sekecil apa pun. Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, menegaskan bahwa tindakan pencegahan merupakan kunci utama yang paling efektif dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau berlangsung. Oleh karena itu, Polres Purwakarta melarang keras seluruh lapisan masyarakat untuk membakar sampah atau melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar demi keselamatan bersama.

Langkah antisipasi yang dilakukan di Kabupaten Purwakarta ini sangat relevan dengan kondisi cuaca saat ini. Sebelumnya, BMKG Bandung telah memprediksi bahwa fenomena iklim El Nino akan mengurangi curah hujan secara signifikan di wilayah Jawa Barat pada periode tanggal 10 hingga 16 Agustus 2026. Akibat berkurangnya curah hujan tersebut, bencana kekeringan dan krisis air bersih kini telah melanda sebanyak 20 dari total 27 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat. Salah satu daerah yang terkena dampak cukup signifikan dari fenomena El Nino ini adalah Kabupaten Cianjur. Selain itu, dampak kekeringan juga telah merambah ke sektor pangan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, di mana kondisi tersebut memicu kenaikan harga pada beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat.

Baca Juga

Pelaku Mutilasi di Depok Baru Mengetahui Idap HIV pada 2026 Usai Donor Darah

Pelaku Mutilasi di Depok Baru Mengetahui Idap HIV pada 2026 Usai Donor Darah

Krisis air bersih yang dipicu oleh musim kemarau ini tidak hanya terjadi di Jawa Barat, melainkan juga terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 8,7 juta liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat yang mengalami kekurangan pasokan air bersih selama musim kemarau ini. Sebagai contoh, di Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten telah menyalurkan bantuan sebanyak 490 tangki atau setara dengan 2,447 juta liter air bersih. Bantuan air bersih tersebut disalurkan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi 3.765 keluarga yang tersebar di empat desa terdampak kekeringan di kawasan lereng Gunung Merapi.

Selain di Pulau Jawa, ancaman kekeringan juga membayangi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan status awas kekeringan di enam kabupaten di wilayah NTT pada bulan Agustus 2026. Menanggapi situasi darurat tersebut, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bergerak cepat dengan mulai menyalurkan bantuan air bersih secara langsung ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan guna meringankan beban warga setempat.

Baca Juga

Kesiapan DPD RI Menjadi Tuan Rumah STSB 2026 dan Fokus pada Aspirasi Daerah

Kesiapan DPD RI Menjadi Tuan Rumah STSB 2026 dan Fokus pada Aspirasi Daerah

Fenomena kekeringan berkepanjangan ini ternyata tidak hanya melanda wilayah Indonesia, melainkan juga menjadi permasalahan global yang dihadapi oleh negara lain seperti Belanda. Negara Belanda dilaporkan tengah menghadapi kekeringan yang sangat serius setelah debit aliran Sungai Rhine menyusut drastis hingga mencapai rekor terendah, yaitu hanya sebesar 615 meter kubik per detik. Selain penurunan debit sungai yang sangat ekstrem tersebut, Belanda juga mengalami defisit curah hujan yang mencapai sekitar 300 mm. Situasi kekeringan global serta potensi karhutla di dalam negeri ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan sekitar.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polres PurwakartaEl NinoKarhutlakekeringan

Berita Terbaru Lainnya

KPK Buka Peluang Hadirkan Bukhori Yusuf di Sidang Korupsi Kuota HajiFungsi dan Isi Surat Izin Orang Tua untuk Kegiatan PramukaPendaftaran QR Code Pertalite Subsidi Tepat Terus Didorong di Tengah Tantangan LapanganPelaku Mutilasi di Depok Baru Mengetahui Idap HIV pada 2026 Usai Donor DarahKesiapan DPD RI Menjadi Tuan Rumah STSB 2026 dan Fokus pada Aspirasi DaerahPenelusuran Kasus TPPU Febrie Adriansyah dan Pemeriksaan Enam Orang oleh KejagungKemkomdigi Perpanjang Masa Konsultasi Publik Peta Jalan dan Pedoman Etika Kecerdasan ArtifisialPerjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Dari Putaran Ketiga Menuju Ronde Keempat

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kesehatan Saluran Cerna Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Nasional

Kesehatan Saluran Cerna Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

7 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanNews

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap