Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Pendidikan

Arah Kebijakan Baru Kurikulum Nasional dan Penerapan Sekolah Nasional Terintegrasi

Bambang HandayaniDiterbitkan 20 Agu 2026 - 09.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arah Kebijakan Baru Kurikulum Nasional dan Penerapan Sekolah Nasional Terintegrasi
Foto/Ilustrasi: berita.liputan6.com.
A-A+

Apakah Anda sedang mencari kejelasan tentang arah kebijakan kurikulum nasional serta bagaimana penerapannya di lapangan saat ini? Perubahan dan penyesuaian kurikulum di Indonesia selalu menarik perhatian publik karena berdampak langsung pada kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bagaimana sebenarnya kebijakan kurikulum nasional yang diterapkan oleh pemerintah saat ini?

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini tengah bersiap mengintegrasikan kurikulum nasional sebagai fondasi utama pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa kurikulum nasional ini nantinya akan digabungkan dengan kurikulum kekhasan sekolah serta kurikulum berbasis konteks lokal. Penggabungan ini akan diterapkan pada program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Apa saja materi yang akan diajarkan dalam kurikulum Sekolah Nasional Terintegrasi tersebut?

Baca Juga

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka, Syarat, Kategori, dan Jadwal Lengkap

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka, Syarat, Kategori, dan Jadwal Lengkap

Pembelajaran di Sekolah Nasional Terintegrasi akan menggunakan kurikulum nasional yang diperkaya dengan berbagai aspek modern dan lokal. Ini mencakup pengajaran bahasa asing, penggunaan teknologi digital, wawasan global, budaya, kearifan lokal, serta pengembangan potensi daerah setempat. Selain itu, kurikulum kekhasan sekolah di SNT juga memuat pendidikan karakter, visi sekolah, program unggulan seperti STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, Sports), dan kepemimpinan.

Di mana saja Sekolah Nasional Terintegrasi ini akan dibangun dan bagaimana proses transisinya?

Kemendikdasmen berencana membangun dan mengoperasikan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk jenjang SMP dan SMA di 17 kabupaten dan kota pada tahun ini. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Gowa, Kabupaten Bone Bolango, Kota Tidore Kepulauan, Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Jepara, Kota Subulussalam, Kota Tarakan, Kabupaten Donggala, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kupang, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Tebo, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Selama proses pembangunan gedung baru, Kemendikdasmen menyiapkan kelas transisi dengan memanfaatkan ruangan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen maupun ruangan yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat.

Apakah ada usulan materi baru yang akan dimasukkan ke dalam kurikulum nasional di masa mendatang?

Baca Juga

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Terdapat usulan dari sektor lain terkait materi pembelajaran nasional. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mendorong agar materi HAM diajarkan secara khusus melalui buku panduan tersendiri dan tidak sekadar disisipkan ke mata pelajaran lain. Natalius Pigai menolak usulan awal dari Kementerian Pendidikan yang hanya ingin mengalokasikan satu bab khusus untuk HAM. Ia menegaskan keinginannya agar ada satu buku wajib tersendiri untuk materi HAM. Jika di masa depan terjadi perubahan undang-undang atau perubahan kurikulum nasional, ia berkomitmen untuk mengupayakan agar hak asasi manusia resmi masuk ke dalam kurikulum wajib. Upaya penguatan edukasi HAM ini juga ditandai dengan peresmian Pusat Studi HAM oleh Natalius Pigai di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Mimika, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada hari Selasa, 18 Agustus.

Bagaimana sejarah perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia dari masa ke masa?

Sistem pendidikan di Indonesia telah melewati berbagai fase penyesuaian sejak awal kemerdekaan hingga era modern. Pada masa-masa awal berdirinya republik, kurikulum difokuskan pada penguatan identitas nasional, pembentukan karakter, dan kesadaran bernegara. Memasuki era pemerintahan Orde Baru, pendekatan pendidikan bergeser menjadi lebih terstruktur dan berorientasi pada tujuan tertentu. Penyesuaian ini terus berlanjut hingga saat ini guna menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pendidikanKemendikdasmen

Berita Terbaru Lainnya

Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi Skema Penyaluran Bansos dan BLT 2026Panduan Pendaftaran DTKS Jalur Online dan Offline untuk Bantuan SosialMengenal BPJS Kesehatan PBPU dan BP Pemda Serta Cara PendaftarannyaCara Cek Penerima Bansos BPNT Tahap 3 Tahun 2026 dan Jadwal PencairanCara Menghadapi Penyesuaian Tarif dan Sistem Baru BPJS KesehatanAturan Pembayaran Tunggakan dan Ketentuan Denda Pelayanan BPJS KesehatanSejumlah Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Sambut HUT Ke-81 RISosialisasi dan Aturan Tilang Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap