PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyalurkan bantuan senilai total Rp 400 juta untuk meringankan beban para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Penyerahan bantuan tahap pertama senilai Rp 300 juta dilakukan langsung oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, di Gedung BPOM, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8). Pada hari yang sama, Sido Muncul turut menyalurkan donasi sebesar Rp 100 juta melalui KemenPPPA untuk melengkapi total bantuan kemanusiaan tersebut.
Kalbar Perpanjang Tanggap Darurat Asap Karhutla Sampai 20 September

Irwan menyampaikan bahwa bantuan sengaja dialokasikan dalam bentuk uang tunai agar pengiriman berjalan lebih ringkas dan dana dapat segera digunakan warga di lokasi terdampak sesuai kebutuhan mendesak mereka. Selain melalui instansi pemerintah, Sido Muncul berencana menjangkau masyarakat secara langsung, salah satunya lewat jaringan gereja lokal yang telah mengajukan permohonan bantuan.
Komitmen dukungan perseroan juga disiapkan hingga tahap pascabencana, terutama saat fase darurat beralih ke proses pemulihan fisik dan perbaikan tempat tinggal warga. Untuk memperluas jangkauan penanganan, Sido Muncul turut merencanakan penggalangan dana tambahan dari jaringan mitra pemasok perusahaan.
Kantor DPRD Manggarai Timur Tidak Layak Pakai Akibat Gempa Flores

Menanggapi penyaluran tersebut, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan dana yang diterima lewat program BPOM Peduli ini akan segera diteruskan ke wilayah bencana. Penyaluran logistik dan bantuan di lapangan akan mengandalkan infrastruktur unit pelaksana teknis BPOM yang tersebar di daerah, mencakup balai besar, balai, loka, hingga pos BPOM.






